Berita HSU

Diskominfo HSU Terus Kembangkan Smart City di HSU

Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) HSU melalui program smart city memiliki Kawasan Internet Masyarakat (KIM)

Diskominfo HSU Terus Kembangkan Smart City di HSU
diskominfo tabalong
Suasana pertemuan Diskominfo dan Statistik Tabalong bersama komisi III DRPD Tabalong membahas penerapan smart city 

BANJARMASINPOST.CO ID, AMUNTAI - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) HSU melalui program smart city memiliki Kawasan Internet Masyarakat (KIM) yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat.

Program KIM direalisasikan dengan bentuk pembangunan gedung yang dilengkapi dengan beberapa unit komputer sekaligus jaringan internet.

Kadiskominfo Adi Lesmana mengatakan saat ini KIM telah berjalan dengan baik, warga bisa menggunakan fasilitas internet karena pada 2016 lalu telah dibangun bangunan untuk KIM dan ditahun selanjutnya dilanjutkan dengan pengadaan komputer.

"Saat ini sudah dibuka untuk umum yang juga telah dilengkapi dengan jaringan internet, kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas ini dengan maksimal," ujar Adi.

Baca: Gubernur Kalsel Sahbirin Sebut Kalsel Expo 2018 Luar Biasa!

Baca: NKE Bantah Debu Proyek Bandara Cemari Permukiman, Ajak Ukur Bersama Jika Terpapar

Untuk menjaga KIM mereka juga mempekerjakan tenaga kontrak, selain menjaga juga membersihkan bangunan KIM yang berada di Desa Kota Raden ini.

Untuk pemanfaatannya juga akan bekerjasama dengan rumah pintar HSU yang dikelola oleh Tim Penggerak PKK. Sehingga seluruh masyarakat bisa memanfaatkan, bukan hanya para pelajar dan mahasiswa.

"Akan bekerjasama dengan Rumah Pintar untuk pemanfaatannya, kami juga mengunci situs situs yang berisi pornografi," ungkapnya.

Program smart city yang hingga saat ini juga terus dijalankan adalah adanya internet gratis di beberapa tempat umum seperti di sekitar patung itik, taman pahlawan dan taman junjung buih. Masyarakat bisa menggunakan fasilitas wifi gratis selama 24 jam di lokasi tersebut.

Adi Lesmana menambahkan tahun depan akan melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi untuk membuat master plan e-giverment dan infrastruktur pengembangan smart city di kabupaten HSU. "Kami yakin mampu dengan komitmen dan dukungan dari seluruh pihak, terutama dalam pendanaan dan kualitas pegawai yang handal," ujarnya.

Baca: Dua Sejoli Lagi Mabuk Cinta Diciduki, Ternyata Ini Perbuatannya yang Bikin Polisi Marah

Baca: DPT Pemilu 2019 Lebih Sedikit dibanding DPT Pemilu 2014, Ini Penjelasan Ketua KPU Kalsel

Program smart city memang membutuhkan investasi cukup besar diawal tetapi sangat besar nilainya bagi efeseinsi dan efektifitas pemerintahan, sehingga membuat pemerintahan lebih dekat dan interaktif dengan masyarakat, lebih responsif, transparan dan akuntabel tambah Adi.

Rahmi salah satu warga amuntai mengatakan dirinya sangat terbantu dengan adanya internet gratis di fasilitas umum. Program KIM juga sangat cocok bagi mahasiswa terlebih yang sedang di tingkat akhir.

"Bagus lagi jika ada fasilitas print gratis, supaya setelah mencari tugas bisa langsung dicetak," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help