Berita Banjarbaru

DPT Pemilu 2019 Lebih Sedikit dibanding DPT Pemilu 2014, Ini Penjelasan Ketua KPU Kalsel

Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019 yang ditetapkan oleh KPU Provinsi Kalsel lebih sedikit dibanding Pemilu 2014

DPT Pemilu 2019 Lebih Sedikit dibanding DPT Pemilu 2014, Ini Penjelasan Ketua KPU Kalsel
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Foto bareng Usai Rapat pleno KPU Provinsi Kalsel di Novotel Banjarbaru, Jumat (31/8) yang dipimpin Ketua KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019 yang ditetapkan oleh KPU Provinsi Kalsel lebih sedikit dibanding Pemilu 2014. Adapun total DPT Provinsi Kalsel sebanyak 2.754.291.

Jumlah itu disahkan dalam rapat pleno KPU Provinsi Kalsel di Novotel Banjarbaru, Jumat (31/8) yang dipimpin Ketua KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah didampingi para komisioner serta dihadiri Ketua Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan beserta anggota, Karo Ops Polda Kalsel, Disdukcapil Prov Kalsel, mewakili Danrem dan Kajati serta pengurus partai politik dan KPU Kabupaten Kota Se Kalsel.

Edy Ariansyah bersyukur pada rapat pleno ini berjalan lancar dan data yang ditetapkan KPU Kabupaten/ Kota sudah direkapitulasi dan disetujui oleh Parpol yang hadir dan juga Bawaslu.

Baca: Penutupan Closing Ceremony Asian Games 2018, Ini yang Perlu Diketahui Selain Aksi Super Junior

Baca: Syahrini Posting Foto Bareng Soimah, Warganet Malah Bikang Kaya Anak Kembar

“Rekapitulasi dan penetapan DPT harus dicermati agar tidak ada protes di kemudian hari. Memang secara kuantitatif dibanding DPT Pilpres 2014 lalu ada berkurang, karena basis data untuk Pemilu 2019 mengacu pada harus memiliki KTP Elektronik,” katanya.

Dijelaskannya, tujuannya untuk memastikan akurasi data agar tidak muncul pemilih siluman. Oleh sebab itulah mengacu pada basis KTP Elektronik atau surat sudah melakukan perekaman KTP Elektronik yang dikeluarkan disdukcapil.

Namun Edy ketika ditanya lebih lanjut berapa persen pengurangan atau spesifik jumlah DPT, justru mengaku belum melakukan pengecekan lebih lanjut. Dirinya berdasarkan dari aspirasi-aspirasi pada rapat pleno di Banjarbaru itu memaknai secara angka dan data ada penurunan.

Edy justru menjelaskan tentang Daftar Pemilih Tambahan dan Daftar Pemilih Khusus. Diantaranya seperti warga binaan di dalam lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan, sudah memilki KTP Elektronik namun berasal dari luar domisili rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan tersebut.

Dicontohkannya seperti warga memiliki KTP Elektronik Banjarmasin, namun menjadi warga binaan di Kabupaten Banjar, maka yang bersangkutan akan masuk dalam Daftar Pemilih Khusus.
Data dari KPU ada sebanyak 7.036 jumlah pemilih di lapas atau rutan dan yang hanya masuk DPT hanya 215, sisanya 6.821 orang belum masuk DPT.

KPU Kalsel sudah menyampaikan surat kepada Lapas dan Rutan agar kembali mendata warga binaannya by name by adress beserta masa tahanannya. Sekaligus juga pihaknya memastikan kebutuhan logistiknya.

Ketua Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan juga mengakui jumlah DPT pada Pemilu 2019 lebih sedikit dibanding Pemilu-pemilu sebelumnya. DPT adalah yang sudah memiliki KTP Elektronik.

Baca: Atlet Asian Games 2018 Ini Jadi PNS pada Usia 78 Tahun, Tak Mau Ambil Bonus Tapi Diserahkan ke Sini

Baca: Pemain Martapura FC ini Bolak Balik RSUD Ratu Zalecha Tiga Kali Seminggu Obati Lututnya

“Ada pengurangan karena seperti warga binaan memiliki KTP Elektronik tetapi berdomisili di luar KTP tersebut. Sebenarnya hak mereka tidak hilang, tetapi nanti masuk dalam yang namanya Daftar Pemilih Khusus,” jelasnya.

Dia menegaskan, pada intinya adalah pengawasan yang dilakukan Bawaslu dalam penetapam DPT tidak ada perbedaan dengan hasil berita acara rekapitulasi yang ditetapkan KPU Provinsi Kalsel.

Namun hasil penelusuran BPost pada DPT Pemilu 2014 untuk Provinsi Kalsel sebanyak 2.821.281, justru lebih banyak dibanding DPT yang ditetapkan hari itu. Sumber data dari Sekretariat KPU Provinsi Kalsel. (banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili)

Penulis: Hasby
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved