Mengintip Budaya Korea di ULM

Hanguk Sarang Club Jadi Ekskul untuk Mahasiswa di Pusko ULM

Jika Pusat Studi Korea ( Pusko) adalah sekolah, maka Hanguk Sarang Club (HSC) adalah ekstra kulikulernya.

Hanguk Sarang Club Jadi Ekskul untuk Mahasiswa di Pusko ULM
istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID. BANJARMASIN - Jika Pusat Studi Korea ( Pusko) adalah sekolah, maka Hanguk Sarang Club (HSC) adalah ekstra kulikulernya. Demikian Ayu, seorang Staff di Pusko mengibaratkan HSC dan Pusko.

Jika diartikan ke Bahasa Indonesia, Hanguk Sarang adalah orang-orang pecinta Korea. Tidak hanya berarti kebudayaan atau bahasa, secara universal bisa juga diartikan menyukai segala hal yang terkait dengan Korea.

Baca: Neno Warisman Pilih Walk Out Ketika Fadli Zon dan Ali Ngabalin Debat #2019GantiPresiden

"Di Pusko itu ada club namanya Hanguk Sarang Club, sifatnya kaya semi organisasi gitu, di sana ada tari traditional atau tari modern, menyanyi, taekwondo dance, dan juga pertunjukan drama," jelas Rabi, seorang staff di sana, Selasa (28/08/2018).

"Jadi kalau diibaratkan Pusko itu sekolah, berarti HSC ini ekskulnya. Mahasiswa yang punya minat nari, silakan gabung sama tari, yang suka nyanyi, gabung sama yang kelompok nyanyi, dan yang lainnya," timpal Ayu.

Baca: Rila Berani Chatting dengan Orang Korea Setelah Masuk Pusat Studi Korea di ULM

Selain di bidang kesenian, ternyata di HSC ini juga mengadakan kegiatan memasak dan membuat kuliner khas Korea Selatan.

"Kalau memasak atau bikin makanan Korea itu nggak ada gurunya sih, biasanya lihat tutorial di Youtube atau melihat dari buku resep, jadi kami nyoba buat sendiri," lanjut Rabi.

Ary Achdyani, Kepala Pusat Studi Korea mengatakan, mahasiswa dan mahasiswi dari Hanguk Sarang Club ini biasanya tampil pada acara rutin seperti Dies Natalis universitas atau fakultas.

Baca: Lombok Kembali Diguncang Gempa 5,6 SR dan Terasa di Bali, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

"Pernah juga di tahun 2017 lalu, jadi Pusko bersama 4 sekolah menengah atas di Banjarmasin menyelenggarakan festival budaya Korea di gedung Sultan Suriansyah," papar Ary.

Pada acara festival budaya Korea tersebut, beberapa musisi dari Korea Selatan didatangkan untuk tampil di depan penonton.

"Tapi untuk acara besar seperti itu, eventnya tidak diselenggarakan tiap tahun. Cuma sekali-sekali saja," tutupnya.

(banjarmasinpost.co.id/noor masrida)

Penulis: Noor Masrida
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help