Berita Banjar

Isu Cacing di Ikan Haruan di Kalsel Ternyata Benar, Begini Penjelasan Kepala Balai Perikanan

Adanya informasi cacing yang terdapat di dalam perut ikan haruan rupanya benar.

Isu Cacing di Ikan Haruan di Kalsel Ternyata Benar, Begini Penjelasan Kepala Balai Perikanan
istimewa
Noor Ifansyah, Sekretaris BPD Kandangan Lama, memperlihatkan daging ikan gabus yang terkontaminasi cacing, Rabu (29/8/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Adanya informasi cacing yang terdapat di dalam perut ikan haruan rupanya benar.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Balai Perikanan Budidaya Ikan Air Tawar Mandiangin, Haryo Sutomo.

Namun keberadaan cacing itu ia jelaskan terdapat pada usus ikan. Dimana bagian tersebut biasanya dibuang dan tidak dikonsumsi.

Baca: Isu Cacing di Haruan Berdampak di Banjarmasin, Farin Kehilangan Satu Pelanggan

Sehingga walaupun terdapat cacing, maka tidak bermasalah bagi si pengonsumsi karena hanya memakan bagian daging dari haruan itu.

"Dari pengujian kemaren hasilnya cacing ditemukan pada usu. Sedangkan ususnya kan dibuang, yang dikonsumsi cuma dagingnya, tapi ini akan diuji ulang lagi" ungkap Haryo.

Cacing itu dikatakan Haryo didapat pada haruan dari sample yang diberikan oleh Dinas Perikanan.

Baca: Driver Ojek Online Banjarmasin Ini Viral Setelah Dapat Order Fiktif Donat Rp 1,5 Juta

Namun pihaknya pun akan turun langsung ke lokasi, yakni ke Tanahlaut, Jumat (31/8/2018) untuk kembali melakukan pengecekan dan memastikan penemuan cacing tersebut.

Lantas, ia pun mengimbau agar masyarakat tidak resah untuk mengkonsumsi haruan. Karena menurutnya ikan haruan merupakan ikan Kalimantan. Tinggal bagaimana proses pengolahnnya.

Yakni ikan harus matang di atas 60 derajat. Karena cacing akan mati ketika berada pada suhu tersebut. Selain itu ia katakan ketika memasak, kebersihan pun harus dijaga.

Baca: Jadwal MotoGP Mizano Italia 2018, Marc Marquez Ungkap Alasan Enggan Pindah ke Yamaha

Hal yang sangat ia tegaskan ialah jangan memakan usus ikan haruan. Karena biasanya yang dimakan dari ikan hanya dagingnya. Sedangkan bagian usus bisa dibuang.

(banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help