Berita Tanahlaut

Kepala Desa Kandangan Lama Senang Dikunjungi Tim Balai Karantina Ikan Banjarbaru

Pascahasil pengujian dari Laboratorium Pengujian Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin diterima Pemerintah melalui

Kepala Desa Kandangan Lama Senang Dikunjungi Tim Balai Karantina Ikan Banjarbaru
istimewa
Kegiatan peneliti ikan saat meneliti ikan gabus asal Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, Jumat (31/8/2018).

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pascahasil pengujian dari Laboratorium Pengujian Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin diterima Pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut.

Ikan gabus atau ikan haruan asal Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut dinyatakan aman dan tak berbahaya dikonsumsi dalam kondisi dimasak dengan suhu 55 derajat celcius.

Tidak cukup hanya dari hasil pengujian dari Laboratorium Pengujian Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin.

Baca: Penjelasan Go-Jek Banjarmasin Perihal Viralnya Driver Ojol Rugi Karena Pesanan Fiktif Rp 1,5 Juta

Baca: Juri America’s Got Talent Ini Kecanduan Seks, Mel B Sehari Tiduri 3 Pria, Apa Kecanduan Seks Itu?

Baca: Joshua Suherman Direpotkan Ulah Warganet yang Salah Mention di Twitter, Dikira Jonatan Christie

Pemerintah Kabupaten Tanahlaut juga memfasilitasi kedatangan tim dari Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Banjarmasin.

Tim ini turut menyambangi kehebohan warga Desa Kandangan Lama terkait ikan gabus tertular parasit, yang meresahkan warga

Baca: Jelang Penerimaan CPNS 2018, KemenPANRB Pastikan Proses Seleksi dan Lokasi Tes Lebih Mudah

Kepala Desa Kandangan Lama, Ideransyah mengaku senang dan berterima kasih atas kedatangan tim peneliti ikan gabus asal desanya.

Itu diakuinya berkat pemberitaan wartawan yang mengawal keresahan warganya sehingga pemerintah Kabupaten Tanahlaut hadir menenangkan warganya.

Baca: Beredar Daftar Guru Honorer Lolos CPNS 2018 Dipastikan Hoax, Ini Penjelasan KemenPAN RB

Menurut Ideransyah, tim peneliti dari Balai Karantina Ikan yang datang sudah melihat secara langsung kondisi ikan haruan asal Desa Kandangan Lama.

"Puluhan ekor kami siapkan, hanya lima ekor ikan gabus yang hidup untuk diteliti. Selebihnya tiga ekor langsung dibelah dagingnya, memang muncul cacing di serat daging ikan haruan milik warga saya," katanya dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Jumat (31/8/2018).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanahlaut, Rizayadi mengakui tim peneliti yang turun ke Desa Kandangan Lama didampingi stafnya.

"Pengujian ikan gabus dari Desa Kandangan Lama juga akan diteliti Balai Karantina Ikan dari Bandara Syamsudin Noor," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help