Pilpres 2019

Mahar Politik Sandiaga Uno Tak Terbukti, Andi Arief : Bawaslu Mirip Mandor Zaman Belanda

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyayangkan putusan Bawaslu RI terkait dugaan mahar Sandiaga Uno ke PAN dan PKS.

Mahar Politik Sandiaga Uno Tak Terbukti, Andi Arief : Bawaslu Mirip Mandor Zaman Belanda
istimewa
Andi Arief (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Putusan Bawaslu RI yang menyatakan tak ditemukan pelanggaran pemilu terkait dugaan pemberian mahar politik dari bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno kepada Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) disayangkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief.

Dia pun mengungkapkan keheranannya karena Bawaslu selalu mengungkapkan ketidakhadiran dirinya membuat proses pemeriksaan atas dugaan ini menjadi sulit dibuktikan.

Baca: Jadwal Lengkap Pertandingan Asian Games 2018 Jumat 31 Agustus 2018, Tim Basket Indonesia Main!

"Bawaslu pemalas dan enggak serius," kata Andi dalam pesan singkat kepada wartawan, Jumat (31/8/2018).

Andi mengaku berada di Lampung saat dipanggil oleh Bawaslu. Padahal, ia juga sudah menawarkan kepada pihak Bawaslu agar mendatanginya ke Lampung untuk meminta keterangan dirinya.

"Kalau jadi komisioner cuma duduk di belakang meja itu sih bukan pengawas namanya, tapi mirip mandor zaman Belanda. Untuk Apa bawaslu dibiayai mahal oleh negara kalau soal jarak saja enggak bisa mereka pecahkan. Jakarta-Lampung kan hanya urusan 1 jam via pesawat," kata dia.

Baca: Pemerintah Pastikan Angkat 100 Ribu CPNS 2018, Ini Bocoran Soal Seleksinya

Meski demikian, ia menghormati putusan Bawaslu tersebut. Andi menganggap putusan itu sudah menutup kasus ini.

Namun, ia menyesalkan sikap Bawaslu yang tak berusaha menghampirinya. "Catatan saya kalau hanya ingin menjadikan kasus ini jalan dengan keterangan saya, harusnya dengan ke Lampung, komisioner bisa mendapatkannya seperti yang sudah saya tawarkan," kata dia.

Sebelumnya Bawaslu RI memutuskan tak menemukan pelanggaran pemilu terkait dugaan pemberian mahar politik dari Sandiaga kepada PAN dan PKS terkait pencalonan pada Pilpres 2019.

Baca: Akhirnya Bawaslu RI Tak Tindaklanjuti Dugaan Mahar Cawapres Sandiaga Uno di Pilpres, Ini Alasannya

"Bahwa terhadap pokok laporan nomor 01/LP/PP/RI/00.00/VIII/2018 yang menyatakan diduga telah terjadi pemberian imbalan berupa uang oleh Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS pada proses pencalonan Presiden dan Wakil Presiden tidak dapat dibuktikan secara hukum," ujar Ketua Bawaslu Abhan dalam keterangan resminya, Jumat (31/8/2018).

Abhan menyebutkan ketidakhadiran Andi Arief memenuhi undangan Bawaslu, menjadikan masalah tersebut tidak mendapat kejelasan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahar Politik Sandiaga Tak Terbukti, Andi Arief Sebut Komisioner Bawaslu Pemalas"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help