Berita Kotabaru

Narkoba Makin Kuat Merambah Sekolah, Faktanya Ada di RSJ Sambang Lihum

narkoba memang sudah masuk ke sekolah. SMKN 1 Gambut misalnya ungkapnya juga pernah mendapati anak didik yang diketahui menggunakan narkoba.

Narkoba Makin Kuat Merambah Sekolah, Faktanya Ada di RSJ Sambang Lihum
Milna Sari
Seminar narkoba kepada pelajar SMA se Kota Banjarmasin di RSJ Sambang Lihum 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Peredaran narkoba tak dipungkiri kini juga merambah ke sekolah-sekolah. Hal itu terbukti dengan banyaknya pelajar yang sadar untuk melakukan rehabilitasi narkoba di RSJ Sambang Lihum.

Ungkap kesiswaan SMKN 1 Gambut, Yatu Yuliana narkoba memang sudah masuk ke sekolah. SMKN 1 Gambut misalnya ungkapnya juga pernah mendapati anak didik yang diketahui menggunakan narkoba.

"Kita serahkan ke orangtua murid untuk dilakukan rehabilitasi di RSJ Sambang Lihum," ujarnya, Jumat(31/08/2018).

Baca: Jadwal MotoGP Mizano Italia 2018, Marc Marquez Ungkap Alasan Enggan Pindah ke Yamaha

Diakuinya SMKN 1 Ganbut tergolong sekolah yang rawan penyebaran narkoba. Pasalnya di sekolahnya mayoritas murid adalah laki-laki.

"Resiko untuk mencoba-cobanya besar, biasanya mereka ingin mencoba kemudian menjadi ketergantungan," jelasnya.

Saat ini anak didik yang diketahui menggunakan narkoba ujarnya tak bisa diberhentikan langsung. Anak didik harus lebih dulu dibina dan harus dipastikan ketergantungan berat.

Baca: Penjelasan Go-Jek Banjarmasin Perihal Viralnya Driver Ojol Rugi Karena Pesanan Fiktif Rp 1,5 Juta

" Sekarang anak didik tak boleh diberhentikan, ia harus dibina dan melewati skor tertentu, jika benar-benar parah baru kita minta ia untuk pindah ke sekolah lain," terangnya.

Narkoba masuk sekolah juga dibenarkan direktur utama RSJ Sambang Lihum, Dharma. Sebutnya banyak anak sekolah yang datang bersama orangtuanya untuk melakukan rehabilitasi.

Baca: Iis Dahlia Belum Move On dari Fatin, Iis : Dia Jadi Terkenal Lagi karena Ada Jasa Gue

"Banyak sekali yang datang ke sini, mereka datang dari seluruh daerah di Kalsel, dan menyenangkan sekali karena mereka datang atas kesadaran sendiri, "ujarnya.

Anak didik yang sudah menggunakan narkoba dan ingin melakukan rehabilitasi sebutnya tak perlu khawatir datang ke RSJ.

Baca: UPDATE Klasemen Perolehan Medali Asian Games 2018, Jafro & Aries Penyumbang Emas Terbanyak Indonesia

" Mereka yang datang tidak akan ditangkap polisi dan biayanya juga murah, tidak ada mahal untuk rehabilitasi narkoba, "sebutnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Remaja sebutnya memang menjadi yang paling rentan terhadap penggunaan narkoba. Berdasarkan dara dari pasien rehabilitasi narkoba di RSJ Sambang Lihum yang paling banyak menggunakan narkoba adalah orang dengan usia produktif yaitu anak muda termasuk remaja. Orang usia produktif menjadi sasaran utama penyalahgunaan narkoba sebutnya karena usia produktif anak muda masih belum mandiri kepribadiannya dan tidak bisa menerima kondisi dirinya sehingga mudah goyah dan rentan menggunakan narkoba.

Kemudian yang juga rentan menggunakan narkoba adalah orang kaya baru yang tidak cerdas menggunakam uangnya. Ketiga adalah orang yang tinggal di perkotaan karena akses masukknya narkona lebih mudah.

Baca: Sebelum Tampil di Closing Ceremony Asian Games 2018, Choi Siwon Super Junior Lakukan ini di Jakarta

Oleh karena itu ujarnya dalam seminar narkoba yang diikuti SMA dan SMK di Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar di RSJ Sambang Lihum pihaknya mengajak pelajar agar menjaga pertemanan dengan baik bersama orang yang baik, mengimbau agar remaja tak memiliki pikiran negatif dan pelajar harus tidur teratur.

Dengan partisipasi RSJ Sambang Lihum ujarnya diharapkan generasi muda yaitu pelajar bisa menjadi generasi emas yang bebas dari narkoba. (BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help