Berita Kabupaten Banjar

Tak Ada Fasilitas Wifi Publik oleh Pemerintah, Ini yang Akan Dilakukan Diskominfo Banjar

Hingga saat ini, Kabupaten Banjar, khsusunya pada wilayah perkotaan belum tersedia akses wifi untuk publik.

Tak Ada Fasilitas Wifi Publik oleh Pemerintah, Ini yang Akan Dilakukan Diskominfo Banjar
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Sratistik dan Persandian Kabupaten Banjar, Muhammad Farid Soufian

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Hingga saat ini, Kabupaten Banjar, khsusunya pada wilayah perkotaan belum tersedia akses wifi untuk publik.

Namun dari beberapa penyedia layanan swasta atau berbayar telah memberikan fasilitas tersebut pada beberapa titik di Kota Martapura.

Sementara oleh pemerintah, fasilitas wifi hanya ada pada SKPD di jajaran Pemerintah Kabupaten Banjar.

Baca: Juri America’s Got Talent Ini Kecanduan Seks, Mel B Sehari Tiduri 3 Pria, Apa Kecanduan Seks Itu?

Diterangkan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, Muhammad Farid Soufian akses wifi saat ini memang masih belum ke publik.

Selain itu di SKPD pun masih menggunakan akses wifi masing-masing.

Dalam artian berbayar pada provider.

Baca: Via Vallen Tetap Bahagia Meski Dikabarkan Tak Hadir di Penutupan (Closing Ceremony) Asian Games 2018

Sehingga ke depannya pihaknya akan menyediakan akses jaringan internet untuk seluruh SKPD yang ada di wilayah Kabupaten Banjar.

Selain itu akan menyediakan pelayanan wifi untuk fasilitas publik.

“Saat ini kami sedang melakukan pengaturan pada system bandwidth, agar semua SKPD bisa menikmati jaringan yang kami punya, yakni bandwidth 900 Mbps,” terang Farid, Jumat (31/8/2018).

Baca: ELF, Fans Super Junior Penasaran Akan Idolanya di Penutupan (Closing Ceremony) Asian Games 2018

Pada akhir September mendatang ia perhitungkan semua SKPD akan menikmati fasilitas tersebut.

Kemudian setelah satu bulan berjalan maka akan dilakukan evaluasi.

Sehingga akan diketahui SKPD mana yang banyak penggunaan dan yang kurang.

Pada masa itu, Farid menerangkan akan membagi per 30 Mbps untuk setiap SKPD. Kemudian pemakaiannya pun akan diawasi.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help