Kriminalitas Banjar

Tujuh Pelaku Pencurian Oli di Simpang Empat Diamankan, Kerugian Sekitar Rp 18 Juta

Polsek Simpang Empat mengamankan tujuh orang pelaku pencurian oli di workshop Cv Bahar Sakran.

Tujuh Pelaku Pencurian Oli di Simpang Empat Diamankan, Kerugian Sekitar Rp 18 Juta
istimewa
pelaku pencurian oli 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Polsek Simpang Empat mengamankan tujuh orang pelaku pencurian oli di workshop Cv Bahar Sakran.

Mereka adalah Fahrudin, Hartanadi, Normansyah, Mahmudi, Ruspani, Wahyudin, Said Mujibburrahman yang ditangkap masing-masing di tempat dan waktu yang berbeda dan semua dikenakan Pasal 363 KUHP.

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Simpang Empat,Iptu Endris Ary Dinindra mengatakan, semua diamankan di Polsek Simpang Empat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca: Iis Dahlia Belum Move On dari Fatin, Iis : Dia Jadi Terkenal Lagi karena Ada Jasa Gue

Baca: Bukan Raffi Ahmad, Ayu Ting Ting Nonton Pertandingan Voli Asian Games 2018 dengan Pria Ini

Kerja cepat jajarannya setelah menerima laporan terjadi pencurian di workshop Cv Bahar Sakran pada pukul 14.00 wita, Senin (20/8) lalu.

Didampingi Kanit Reskrim, Ipda Ari Handoyo, Iptu Endris menjelaskan, barang yang dicuri berupa oli sebanyak tiga drum merk SANY.

Kejadian bermula ketika Sri Wahdini membuka pintu gudang Workshop CV. Bahar Sakran dan mengetahui bahwa tiga drum oli merk SANY telah hilang dari tempatnya.

Baca: Joshua Suherman Direpotkan Ulah Warganet yang Salah Mention di Twitter, Dikira Jonatan Christie

Kemudian Saksi menghubungi Jakfar Sadik yang beralamat di Surabaya melalui telepon tentang kejadian tersebut.

Selanjutnya pelapor memberitahukan kepada pemilik CV Bahar Sakran atas kejadian tersebut, kerugian sekitar Rp 18 juta.

Barang bukti berupa satu buah mobil pikap Suzuki dengan nomor polisi KT 8164 UF dan tiga buah drum oli merk SANY, dua drum masih ada isi dan satu drum kosong.

Baca: iKON Pastikan Nyanyikan 4 Lagu di Penutupan (Closing Ceremony) Asian Games 2018, Ini Daftarnya

"Awalnya yang ditangkap Said Mujiburrahman di Tatah Pemangkin, pada Rabu (29/8) kemarin. Kemudian kami kembangkan dan kembali menangkap Fahrudin, Hartanadi dan Normansyah masih pada hari yang sama," tambah Ari Handoyo.

Dia menambahkan, kemudian pada malam harinya pihaknya kembali mengamankan Ruspani atau Damam selaku pemilik mobil pikap di Desa 15 Kecamatan Tambarangan dan juga mengamankan Mahmudi selaku pembeli oli hasil curian.

Mahmudi diamankan saat berada di rumahnya, Desa Simpang Empat.

"Enam orang mencuri oli, kemudian menjualnya kepada Mahmudi yang rumahnya di Desa 3A, kemudian oleh Mahmudi yang satu drum sudah dijual secara ecer, jadi yang dua drum masih utuh," tambahnya lagi.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved