Berita HSU

Agar Bisa Panen Semua Padi, Petani Hulu Sungai Utara Berharap Kemarau hingga Oktober

Petani di HSU berharap agar musim kemarau lebih panjang agar bisa memanen dari semua padi yang ditanam.

Agar Bisa Panen Semua Padi, Petani Hulu Sungai Utara Berharap Kemarau hingga Oktober
ist
Petani di HSU mengairi sawah menggunaan sumber air di sekitar sawah dengan alat bantu mesin pompa. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Petani yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berharap agar musim kemarau lebih panjang agar bisa memanen dari semua padi yang ditanam. Sebagian petani sudah ada yang mulai tanam pada awal bulan Juni yaitu pada lahan Waton 1.

Dan saat ini telah mulai memasuki masa panen, untuk lahan Waton 1 memang tidak beresiko karena lahan yang ditanami bukan merupakan lahan rawa dalam.

Seperti di desa Pasar Senin dan kandang Halang yang sebagian harganya sudah mulai panen. Ahmad salah satu petani mengatakan sebagian Padi sudah bisa dipanen sedangkan sebagian lainnya masih menunggu beberapa minggu lagi.

Pada awal musim kemarau lahan pertanian sempat mengalami kekeringan namun beruntung masih bisa di air yg menggunakan sumber air yang ada disekitar sawah dengan alat bantu mesin pompa air.

Baca: Live Beinsport 1! Cara Nonton Live Streaming Leicester City vs Liverpool Liga Inggris Pekan 4 di HP

Baca: Hasil Vietnam vs Uni Emirates Arab, Drama Adu Penalti! UEA Raih Medali Perunggu Asian Games 2018

"Untuk lahan Waton 1 memang panen lebih awal karena masa tanam juga lebih awal tidak menunggu lahan kering, sebagian lahan menunggu lahan kering akibat terendam air di musim penghujan sebelumnya," ungkapnya.

Sedangkan untuk lahan Waton 2 dan Waton 3 masih masa pertumbuhan dan memerlukan waktu lebih lama agar bisa dipanen pada usia yang tepat. Lahan Waton 2 dan Waton 3 berada di daerah Hilir seperti Kecamatan Babirik, Danau Panggang dan Paminggir.

Sebagian petani memang cukup beberapa hari terakhir curah hujan cukup sering di wilayah HSU. Namun disisi lain hujan yang turun dapat mengairi lahan pertanian yang telah lama kering akibat musim kemarau.

Purna Kusuma Yana salah satu Penyuluh Pertanian mengatakan saat ini masih sebagian kecil lahan pertanian yang telah memasuki masa panen. Hanya lahan pertanian yang bukan merupakan daerah rawa dan melakukan tanam lebih awal. (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved