Berita Balangan

Polisi di Balangan Sosialisasi Bahaya Karhutla ke Masyarakat

Sosialisasi karhutla bisa disampaikan di momentum apa saja, termasuk juga dilakukan dilakukan oleh Polsek Halong

Polisi di Balangan Sosialisasi Bahaya Karhutla ke Masyarakat
istimewa/ humas polres balangan
Kapolsek Halong AKP Toto Herryanto menyampaikan sosialisasi karhutla dalam kegiatan rapat koordinasi yang digelar oleh PLN Area Paringin dengan pihak Kecamatan Halong, Kepala Desa serta perangkat desa se-Kecamatan Halong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Sosialisasi karhutla bisa disampaikan di momentum apa saja, termasuk juga dilakukan dilakukan oleh Polsek Halong

Kapolsek Halong AKP Toto Herryanto menghadiri kegiatan rapat koordinasi yang digelar oleh PLN Area Paringin dengan pihak Kecamatan Halong, Kepala Desa serta perangkat desa se-Kecamatan Halong.

Selaku pejabat yang bertanggung jawab keamanan di Kecamatan Halong, Kapolsek Halong AKP Toto Herryanto masif menekan angka kebakaran hutan dan lahan dalam segala kegiatan.

Baca: 7.000 Peserta Sepeda Nusantara 2018 Seribu Sungai Tempuh Rute Berkeliling Kota Banjarmasin

Dalam kesempatan giat tersebut AKP Toto memberikan sambutan dan mendukung sepenuhnya kebijakan yang disepakati oleh PLN dan apartur kecamatan dan desa.

Namun di sisi lain ia memberikan pemahaman kepada seluruh undangan yang hadir terkait bahaya Karhutla.

"Meskipun agak menyimpang dari materi rapat koordinasi, namun ini sangat penting untuk disampaikan kepada undangan," ujarnya.

Menurutnya, karhutla memiliki dampak yang cukup luas bagi kesejahteraan masyarakat, baik sosial-ekonomi dan lingkungan, jangan menganggap enteng bahaya karhutla ini, efek asap yang dihirup oleh warga, khususnya anak dan ibu hamil dapat mengakibatkan efek buruk bagi kesehatan di masa depan.

Baca: Jonatan Christie Pilih Via Vallen atau Ayu Ting Ting, Ternyata Ini Jawaban Jojo

"Asap akan nempel di paru-paru dan menganggu produktivitas mereka, kita harus sadar dan pahami itu," kata Kapolsek.

Dampak dari kabut asap mengerikan itu dapat mempengaruhi kondisi anak lahir dengan berat badan ringan.

Menurutnya pemahaman soal karhutla harus disampaikan sehingga seluruh undangan dapat mensosialisasikan kepada anak, keluarga dan warganya tentang bahaya karhutla tersebut.

Baca: Lima Jenazah Dishalatkan Sekaligus, Sebulan Masjid Al Jihad Terima 21 Jenazah

"Kita sudah sampaikan, dan sudah kita pahamkan terkait dampak kebakaran hutan, mudah-mudahan potensi karhutla di Kecamatan Halong terkendali, tidak ada lagi yang membuka lahan pertanian dengan cara membakar," pungkasnya.

Usai rapat koordinasi, seluruh aparatur kecamatan, kepala desa dan perangkatnya siap berkomitmen mensukseskan pencegahan adanya Karhutla disetiap wilayahnya masing - masing.(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help