Berita Banjar

Tenaga Medis Puskesmas di Kalsel Dilatih Tangani Pasien Gangguan Jiwa

Direktur RSJ Sambang Lihum Dr IBG Dharma Putra menyampaikan, para pelayan medis di layanan primer dilatih menangani pasien rumah sakit jiwa.

Tenaga Medis Puskesmas di Kalsel Dilatih Tangani Pasien Gangguan Jiwa
BANJARMASINPOST/ ISTI ROHAYANTI
Direktur RSJ Sambang Lihum, Dr IBG Dharma Putra memberikan sambutan pada seminar kesehatan jiwa di Aula Diklat Sambang Lihum, Sabtu (1/9/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Direktur RSJ Sambang Lihum Dr IBG Dharma Putra menyampaikan, para pelayan medis di layanan primer akan dilatih cara untuk menangani pasien rumah sakit jiwa.

Khususnya para pasien yang pernah ditangani oleh RSJ misalnya pasien yang sembuh, kemudian kambuh saat keluar dari RSJ tersebut.

Selanjutnya, Dr Dharma menerangkan nantinya para tenaga medis bisa ikut menangani pasien gangguan jiwa. Sehingga akan memudahkan pasien dan keluarga dalam proses penyembuhan di lapangan.

Baca: Jadwal Lengkap Pertandingan Asian Games 2018 Sabtu 1 September 2018, Tim Polo Indonesia Main!

Begitu halnya pada pasien yang mengalami gangguan jiwa hingga dipasung. Pihaknya terlebih dahulu akan menyembuhkan pasien tersebut. Sehingga ketika keluar dari RSJ, dan kambuh lagi, bisa ditangani oleh tim medis di wilayah tempat pasien tinggal.

"Ke depannya kami akan melakukan pendekatan kepada Kepala Dinas Kesehatan. Khususnya Dinkes Provinsi sebagai koordinator untuk bisa menyediakan obat-obat kesehatan jiwa di Puskesmas," terang Dr Dharma dalam seminar kesehatan jiwa dengan tema Penanganan Masalah Kesehatan Jiwa di Layanan Primer di Aula Diklat RSJ Sambang Lihum, Jalan Gubernur Syarkawi, Gambut, Kabupaten Banjar, Sabtu (1/9/2018).

Lebih dari seratus peserta menghadiri kegiatan itu. Mereka merupakan perwakilan dari sejumlah kabupaten kota yang ada di Kalimantan Selatan.

Direktur RSJ Sambang Lihum, Dr IBG Dharma Putra menyampaikan, melalui seminar itu, para pelayan medis di layanan primer akan dilatih cara untuk menangani pasien rumah sakit jiwa.

Baca: Ini Kriteria Cewek Idaman Versi Jonatan Christie, Ngaku Sedang Dekat dengan Seseorang Lho

Khususnya para pasien yang pernah ditangani oleh RSJ. Pasien yang sembuh, kemudian kambuh saat keluar dari RSJ tersebut.

Melalui pelatihan itu, Dr Dharma menerangkan nantinya para tenaga medis bisa ikut menangani pasien gangguan jiwa. Sehingga akan memudahkan pasien dan keluarga dalam proses penyembuhan di lapangan.

Begitu halnya pada pasien yang mengalami gangguan jiwa hingga dipasung. Pihaknya terlebih dahulu akan menyembuhkan pasien tersebut. Sehingga ketika keluar dari RSJ, dan kambuh lagi, bisa ditangani oleh tim medis di wilayah tempat pasien tinggal.

Menurutnya apabila dokter di Puskesmas atau Kepala Puskesmas sudah berorientasi pada penyediaan obat, maka pasien tidak perlu lagi kembali ke Sambang Lihum. Melainkan cukup ditangani di lapangan.

(banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help