Olahan Urine Sapi Ala Petani Tanahbumbu

Olahan Urine Sapi Mampu Buat Petani di Desa Ini Untung dan Hemat Belasan Juta Rupiah

Petani di Tanahbumbu, Kalsel manfaatkan urine sapi sebagai pestisida alami kurangi hingga hampir 100 persen penggunaan bahan kimia

Olahan Urine Sapi Mampu Buat Petani di Desa Ini Untung dan Hemat Belasan Juta Rupiah
istimewa
Para petani anggota Kelompok Tani Sidodadi asal Desa Karang Mulya, Kabupaten Tanahbumbu persiapkan alat tanam padi organiknya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Petani di Tanahbumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel) manfaatkan urine sapi sebagai pestisida alami kurangi hingga hampir 100 persen penggunaan bahan kimia pada beras produksinya.

Tak hanya hasilkan produksi beras yang lebih sehat untuk dikonsumsi sendiri, namun ternyata metode unik ini bawa manfaat besar dari sisi ekonomi bagi para petani.

Dengan tingkat efektivitas tinggi cegah hama dan harganya yang murah, semakin banyak petani di desa lainnya di Tanahbumbu dan sekitarnya yang tertarik dengan produk pestisida alami yang diproduksi Kelompok Tani Sidodadi di Tanahbumbu ini.

Baca: Jadwal & Klasemen MotoGP Mizano Italia 2018 Live Trans 7, Adu Komentar Marquez dan Bos Yamaha

Menurut Ketua Kelompok Tani Sidodadi, Marjuni, dalam satu minggu, pihaknya bisa menjual ratusan liter pestisida alami ini.

Dengan harga Rp 2.500 per liter yang jauh lebih murah dibanding pestisida yang dijual di pasaran, Ia mengaku permintaan akan produk ini semakin meluas.

"Sampai sekarang sudah ada juga petani di Banjarmasin yang berminat pesan, tapi kendala masih di produksi, karena bahan urin sapi juga dikumpulkan secara alami," kata Marjuni.

Baca: Hasil Juventus vs Parma Liga Italia 2018, Cristiano Ronaldo Belum Bikin Gol

Dari sisi produk beras yang dihasilkan, karena sudah hampir 100 persen organik, Murjani dan kawan-kawan juga bisa menjual berasnya dengan harga lebih baik.

Saat ini produk beras yang diklaim 99 persen organik tersebut dijual Rp 15.000 perkilogram, jauh lebih baik dibanding harga jual beras biasa di bawah rata-rata Rp 10.000 perkilogram.

Baca: Petani di Tanahbumbu Kalsel Bisa Olah Urine Sapi Jadi Produk Ini

"Lebih hemat karena tidak beli pestisida dan harga jual beras lebih mahal, manfaat tentu sangat besar bisa belasan bahkan puluhan juta lebih besar," kata Marjuni.

(banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help