Berita Kotabaru

Panitia MTQ Kecamatan Pulaulaut Utara Berharap Gelontoran Dana Pemerintah

Panitia pelaksana musabaqah tilawatil quran (MTQ) ke-46 tingkat Kecamatan Pulaulaut Utata, yang akan dilaksanakan

Panitia MTQ Kecamatan Pulaulaut Utara Berharap Gelontoran Dana Pemerintah
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Ketua Pelaksana MTQ ke-46 tingkat kecamatan Pulaulaut Utara Rizal Pahlevi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Panitia pelaksana musabaqah tilawatil quran (MTQ) ke-46 tingkat Kecamatan Pulaulaut Utata, yang akan dilaksanakan di Desa Gunung Ulin pada 19 Oktober mendatang terus berharap gelontoran dana pemerintah daerah.

Harapan panitia adanya gelontoran dana pemerintah daerah bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), menyusul masih dibahas APBD perubahan 2018.

"Kalau tidak salah besok atau lusa pembahasan APBD Perubahan 2018 di DPRD," kata Ketua Panitia Pelaksana MTQ Rizal Pahlevi kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (2/9/2018).

Baca: Orang Dekat Istana Inggris Sebut Istri Pangeran Harry Meghan Markle Sudah Mual, Hamil?

Besar harapan kegiatan MTQ tetap didukung dana APBD Kabupaten Kotabaru, karena perolehan hasil penggalangan dana ke beberapa stakeholder, BUMD, BUMN, instansi vertikal, dan anggota dewan masih jauh dari harapan.

Menurut Rizal yang juga Kepala Desa Gunung Ulin, hasil perolehan dana dari penyebaran proposal bantuan sampai dengan hari ini diperoleh hanya Rp 34,5 juta lebih.

"Hanya sekitar 35 persen," ungkap Rizal kepada banjarmasinpost.co.id melalui telepon genggamnya.

Baca: Meski Diterpa Kasus Video Asusila, Ini Mimpi Luna Maya yang Gila Akan Bisnis

Sementara estimasi biaya pelaksanaan MTQ diperkirakan berkisar lebih kurang Rp 178 juta.

"Panitia masih sangat berharap adanya alokasi dana dari APBD untuk kgiatan MTQ. setidaknya dalam bulan-bulan ini msih ada pembahasan APBD perubahan, nah disitu dapat dianggarkan dan diperjuangkan oleh DPRD," harap Rizal.

Terpisah, Arbani salah salah anggota dewan di DPRD Kotabaru, mengakui besok dilaksanakan pembahasan APBD perubahan.

Baca: Jawaban Ustadz Yusuf Mansyur Terkait KH Maruf Amin dan Sandiaga Uno di Pilpres 2018

"Itu (MTQ) agenda nasional dan daerah setiap tahun. Semestinya masuk dianggaran pelaksanaannya. Pemerintah daerah, bagian Kesra yang memasukan usulan anggarannya," kata Arbani kepada banjarmasinpost.co.id.

Arbani berjanji, menanyakan tidak tercovernya anggaran daerah untuk kegiatan MTQ tingkat kecamatan Pulaulaut Utara, selain itu akan menanyakan ke tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).

Tapi juga akan memperjuangkan kegiatan tersebut masuk dalam anggaran daerah.

"Dan nanti dalam pelaksanaannya apabila ada kekurangan anggaran bisa masuk sumbagan pada pihak-pihak swasta dan perorangan, boleh," tandas Arbani.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved