Yayasan Adaro Bangun Negeri

Pemilik Produk Madu Pegunungan Meratus Binaan Adaro Ini Senang Ikut Kalsel Expo 2018

Pemilik produk madu Pegunungan Meratus asal Paringin ini mengatakan senang bisa ikut memamerkan produk miliknya di Kalsel Expo 2018.

Pemilik Produk Madu Pegunungan Meratus Binaan Adaro Ini Senang Ikut Kalsel Expo 2018
banjarmasinpost.co.id/milna
Produk UMKM binaan PT Adaro ditampilkan di Kalsel Expo 2018 di Lapangan Murjani Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemilik produk madu Pegunungan Meratus asal Paringin Selatan Anita Permata mengaku senang bisa ikut memamerkan produk miliknya di Kalsel Expo 2018 di Lapangan Dr Murjani Banjarbaru yang diadakan 31 Agustus hingga 4 September.

Menurut Anita, dirinya tak pernah ikut memamerkan produk Kalsel Expo. Namun dengan menjadi bagian dari penerima manfaat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dibina PT Adaro Indonesia ia menjadi salah satu peserta expo.

"Senang sekali sebelumnya saya tidak pernah ikut expo selain di Balangan," ujarnya, Jumat (31/08/2018) usai pembukaan Kalsel Expo.

Tak lupa semua produk madu andalannya ia boyong ke Kalsel Expo. "Ada madu wanyi pahit, madu reginal, madu kelulut, serta madu lengkap dengan sarangnya, semuanya asli dari pegunungan Meratus," jelasnya.

Baca: Jadwal & Klasemen MotoGP Mizano Italia 2018 Live Trans 7, Adu Komentar Marquez dan Bos Yamaha

Setahun bergabung menjadi penerima manfaat UMKM binaan Adaro Anita yang tergabung dalam UMKM Sanggaman mengaku lebih mengerti teknik pemasaran produk. Ia juga lebih berpeluang untuk mengenalkan produknya ke masyarakat luas.

Selain Anita, Neneng yang merupakan pemilik usaha keripik pisang talas mengatakan juga senang menjadi penerima manfaat binaan Adaro. Ia menjadi lebih paham tentang memanfaatkan potensi lokal yang ada menjadi lebih bernilai.

"Saya buat keripik pisang talas ini karena di Halong Balangan itu pisang talas sangat melimpah, jadi saya ingin agar pisang talas lebih bernilai ekonomis dengan diolah menjadi keripik," jelasnya.

Kali itu saat dipantau Banjarmasinpost.co.id Minggu (02/09/2018) dalam Kalsel Expo beragam produk dari UMKM binaan PT Adaro Indonesia dipajang. Mulai dari madu, keripik, sambal, minuman hingga kerajinan tangan juga dipajang.

Suasana di Booth Pameran UMKM Binaan PT Adaro Indonesia di Kalsel Expo 2018, di Lapangan Murjani Banjarbaru, Jumat (31/8). Berbagai produk UMKM dipamerkan di booth ini.
Suasana di Booth Pameran UMKM Binaan PT Adaro Indonesia di Kalsel Expo 2018, di Lapangan Murjani Banjarbaru, Jumat (31/8). Berbagai produk UMKM dipamerkan di booth ini. (banjarmasinpost.co.id)

Baca: Jadwal Lengkap Susunan Acara Penutupan Asian Games 2018, Ada Afgan dan Gigi

Section Head Media Relation PT Adaro Indonesia, Kadarisman mengatakan program CSR PT Adaro Indonesia konsen dalam pembangunan di lima bidang yaitu ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pendidikan serta kesehatan. Pembinaan terhadap UMKM ini jelasnya merupakan bagian dari program ekonomi dari CSR PT Adaro Indonesia.

Pembinaan kepada masyarakat ini jelasnya untuk menciptakan kemandirian terhadap warga Indonesia khususnya di sekitar area tambang. PT Adaro Indonesia sebutnya juga sudah menganggarkan dana Rp 42 miliar untuk pembinaan masyarakat selama 2018.

"Lokasi pembinaan kita di CSR PT Adaro Indonesia ada lima yaitu di Kabupaten Balangan, Tabalong, HSU, Baritokuala, Barito Timur, dan Barito Selatan," rincinya.

Ditambahkan staf CSR PT Adaro Indonesia bidang ekonomi, M Zulfadeli saat ini PT Adaro Indonesia memiliki jumlah UMKM binaan sebanyak sekitar 70 UMKM. Namun yang kali ini diikutkan dalam Kalsel Expo UMKM dari Balangan, Tabalong dan Batola.

Suasana di Booth Pameran UMKM Binaan PT Adaro Indonesia di Kalsel Expo 2018, di Lapangan Murjani Banjarbaru, Jumat (31/8). Berbagai produk UMKM dipamerkan di booth ini.
Suasana di Booth Pameran UMKM Binaan PT Adaro Indonesia di Kalsel Expo 2018, di Lapangan Murjani Banjarbaru, Jumat (31/8). Berbagai produk UMKM dipamerkan di booth ini. (banjarmasinpost.co.id)

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) SCTV Liga Spanyol Pekan 3 Malam Ini Barcelona vs Huesca, Wajib Menang

Total produk yang dipajang pun sekitar 100 lebih. Mulai dari sate jamur, makanan dan kopi Tabalong.

Tak ada syarat khusus ujar Fadeli menjadi UMKM binaan Adaro. Dalam binaan Adaro penerima manfaat akan dimaksimalkan potensi usahanya menjadi lebih berkembang dengan beberapa diantaranya pemberian modal, training, workshop dan studi banding.

"Banyak yang datang ke kita dengan kondisi usaha masih dari nol dan kita bantu dengan menggali potensi mereka, dan membantu mereka dalam hal pemasaran produk," jelasnya. (aol)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved