Berita Hulu Sungai Tengah

Pemindahan PKL ke Pasar Modern Murakata Molor, 19 Sepetember Satpol PP Beraksi

Sampai memasuki September 2018, pihak pelaksana proyek membangun pasar tersebut meminta waktu sampai 15 September

Pemindahan PKL ke Pasar Modern Murakata Molor, 19 Sepetember Satpol PP Beraksi
Hanani
Pasar Penampungan sementara PKL yang segera dipindahkan ke Pasar Tradisional Modern Murakata mulai 18 September mendatang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Rencana memindah pedagang kaki lima (PKL) di lokasi penampungan ke Pasar Modern Murakata di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada Agustus tadi gagal.

Sampai memasuki September 2018, pihak pelaksana proyek membangun pasar tersebut meminta waktu sampai 15 September mendatang. Sekda HST H Akhmad Tamzil menjelaskan, pelaksana proyek pasar masih menyelesaikan pengerjaan alokasi petak peagang.

Pekerjaan yang meliputi pemasangan jaringan listrik, pipa aliran air, serta halaman diselesaikan sampai 15 September.

Baca: Jadwal & Klasemen MotoGP Mizano Italia 2018 Live Trans 7, Adu Komentar Marquez dan Bos Yamaha

Termasuk tempat toko yang baru di bangun tersebut masing-masing tempatnya belum memiliki nama-nama khusus,”kata Sekda HST Akhmad Tamzil saat rapat koordinasi pelaksanaan pemindahan pedagang di penampungan jalan Pasar Hanyar, ke PasarTradisional Modern.

Rapat koordinasi Selasa lalu itu, juga dihadiri perwakilan Kodim 1002 Barabai Lettu Inf Nur Ali, Kasat Sabhara Polres HST Iptu Anton Silalahi, perwakilan Satlpol PP Haspiani, Perwakilan DIshub Rudianor , Kepala DInas Lingkungan Hidup dan Perhubungan M Yani serta pihak UPTD Pasar dan unsure Muspika Kecamatan Barabai, serta Asisten Bidang ekonomi dan Pembangunan Pandiansyah.

Baca: Link Live Streaming Closing Ceremony Asian Games 2018 di SCTV, Indosiar, Trans7, Kompas TV, TV One

Hasil rapat tersebut menyepakati, ekseskusi pemindahan pedagang dari penampungan sementara di jalan Pasar Hanyar ke bangunan baru pasar tradisional modern, dilaksanakan selama dua hari, yaitu Senin dan Selasa, 17 sampai 18 September 2018 mendatang.

Pemindahan dilaksanakan oleh tim gabungan terdiri Satpol PP dan Dishub HST, anggota Kodim 1002 Barabai, anggota Bataliyon 621 Manuntung dan anggota Polres HST.

Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan PAndiansyah menyatakan, pada 19 September sampai situasi pasar sudah kondusif dan tertib, Satpol PP melaksanakan pengamanan di pos pengamanan sekitar jalan umum Pasar Baru, agar jalan yang setahun lebih digunakan oleh para pedagang tersebut kembali bersih dari pedagng baru.

Sedangka untuk pdagang yang tak terdata sebagai pedagang eks pasar agrobisnis, sebelum 15 September, tak boleh lagi menempati jalan umum, baik dipinggir jalan maupun dibadan jalan.

“Karena itu, diharapkan pihak kepolisian dan TNI membantu pelaksanaan penertiban ketika pedagang di pindahkan ke tempat yang baru nanti,”kata Pandianyah.

Sementara, upaya pendataan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan cara pembagian kartu sudah dilakukan. Namun, data pedagang awal tidak sesuai dengan data pedagang baru dengan alasan, adanya permintaan para pedagang ayam, jasa tukang bersihkan ikan, pedagang eceran yang juga ingin dimasukan ke lokasi Pasar Tradisional Modern Murakata.

Meski demikian, berdasarkan hasil rapat tersebut, pedagang yang boleh menempati pasar Modern, hanya mereka yang telah terdaftar sejak awal pembangunan dan pemindahan lokasi.

“jadi tidak untuk pedagang yang baru berjualan, setelah dibuka lokasi berjualan sementara,”kata Pandiansyah.

Untuk pelaksanakan pembersihan lokasi sementara, sebelumnya Pemkab HST bakal memberikan peringatan terlebih dahulu kepada para pedagang tak lagi menempati ruas jalan/pinggiran jalan pasar Hanyar Barabai. Disebutkan, peringatan pertama29 Agustus 2018, sampai 31 Agustus 2018. Peringatan kedua, 01 September sampai 2 September 2018 dan peringatan ketiga 04 September sampai 5 September 2018.

“Pemberitahuan peringatan kamilakukan dengan spanduk dan pemberian papan plang batas,”jelas Pandiansyah.

Ditegaskan, tidak ada pungutan biaya oleh instansi pemerintahan terhadap pedagang yang menempati pasar modern nanti.

Sebelumnya, 10 September mendatang, dilaksanakan pertemuan dengan para pedagang tak terdaftar, untuk membuat pernyataan agar selama proses pemindahan/penertiban, agar kembali ketempat toko masing-masing di dalam pasar yang telah tersedia. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help