Berita Hulu Sungai Utara

Spot Pemancingan Baru di HSU Ini Sangat Pas Bagi Mancing Mania

Dari yang hanya sekedar hobi untuk menghabiskan waktu luang hingga yang bersedia merogoh kocek jutaan

Spot Pemancingan Baru di HSU Ini Sangat Pas Bagi Mancing Mania
Reni Kurnia Wati
Lokasi pemacingan baru di Desa Pulau Tambak Kecamatan Amuntai Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Memancing saat ini bukan semata untuk mendapatkan ikan guna memenuhi kebutuhan makan, melainkan menjadi sebuah hobi yang diminati dari berbagai golongan masyarakat.

Dari yang hanya sekedar hobi untuk menghabiskan waktu luang hingga yang bersedia merogoh kocek jutaan untuk perlengkapan memancing.

Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memiliki banyak wilayah perairan, pasalnya sebagian besar merupakan daerah rawa. Tak heran jika terdapat banyak spot memancing yang terkenal dengan banyak ikan.

Baca: Jadwal & Klasemen MotoGP Mizano Italia 2018 Live Trans 7, Adu Komentar Marquez dan Bos Yamaha

Dan saat ini terdapat daerah rawa yang telah dibersihkan dari tanaman liar agar menjadi danau buatan yang cocok untuk berwisata.

Sehingga pemancing ikan jga bisa menikmati pemandangan yang indah.

Desa Pulau Tambak Kecamatan Amuntai Selatan menyulap hamparan rawa penuh tanaman menjadi seperti pulau buatan dengan pemandangan yang indah.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Trans7 MotoGP Italia 2018 Sirkuit Misano - Memori Valentino Rossi

Lokasinya tak jauh dari kantor desa dan telah dilengkapi dengan titian panjang.

Aparat desa telah membersihkan lahan rawa menggunakan alat berat dan dilaksanakan oleh warga, program ini dilakukan atas kesepakatan dari hasil musyawarah dengan masyarakat.

Danau yang awalnya penuh dengan tanaman liat seperti gulma dan eceng gondok kini menjadi spot favorit bagi sebagian warga.

Baca: Pasang CCTV di Rumah, Polisi Ini Syok Lihat Tingkah Anaknya, Menjadi Maniak Seks

Kepala Desa Pulau Tambak Djupri H Abdul Hamid mengatakan pembersihan lahan rawa yang menyerupai danau tersebut dilaksanakan oleh warga dalam waktu 60 hari, setelah dibersihkan danau terlihat bersih dan airnya juga menjadi jernih.

Dalam pembersihan danau juga seluruhnya dikerjakan oleh warga sehingga warga juga mendapat penghasilan.

Pembersihan danau tersebut bekerjasama dengan Desa Banyu Hirang, karena danau yang luasnya sekitar lima hektar tersebut sebagian juga masuk ke wilayah Desa Banyu Hirang.

Tahun lalu rencananya akan dilanjutkan dengan menambahi fasilitas seperti bekerjasama dengan dinas pertanian dan peternakan.

“Rencananya akan dibuat pemancingan ikan, sehingga pengunjung selain bisa melihat pemandangan yang asri juga bisa memancing dan disediakan tempat untuk memanggang ikan,” ungkapnya.

Di Desa Pulau Tambak terdapat dua kelompok perikanan yaitu Suka Maju dan Rukun Makmur.

Namun saat ini karena masih belum ada pemancingan ikan warga biasanya memancing bebas, berbagai jenis ikan seperti ikan haruan, papuyu dan sepat siam yang merupakan favorit warga bisa didapatkan dengan memancing di danau ini. Bahkan tak sedikit yang mendapatkan ikan nila.

Rencana kedepan akan dibuat kolam pemancingan dengan sistem keramba besar. Pemancingan ikan akan dikelola oleh warga dan dibagi menjadi beberapa kelompok, sehingga warga juga mendapat penghasilan dari adanya tempat pariwisata tersebut. “Pemancingan dikelola oleh masyarakat dan hasilnya juga dikembalikan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Djupri H Abdul Hamid menambahkan selain menyuguhkan pemandangan rencananya juga akan menjual hasil kerajinan dari masyarakat yang juga akan dikelola oleh masyarakat, sebagian warga Desa Pulau Tambak juga merupakan pengrajin anyaman purun dan eceng gindok ya g biasa digunakan untuk pembuatan berbagai macam tas, kotak tisu, tempat sampah dan lain lain.

"Hasil kerajinan juga bisa dijadikan daya tarik tambahan bagi para pengunjung," ungkapnya. (Nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved