Berita Tabalong

Adaro Spectrapreneur 2018 Dorong Kebangkitan UMKM Tabalong

Adaro Spectrapreneur 2018 yang berlangsung 3-7 September di Gedung Sarabakawa, secara resmi dibuka Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani.

Adaro Spectrapreneur 2018 Dorong Kebangkitan UMKM Tabalong
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Adaro Spectrapreneur 2018 yang berlangsung 3-7 September di Gedung Sarabakawa, secara resmi dibuka Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Mengusung konsep berbeda dari tahun sebelumnya, Adaro Spectrapreneur 2018 yang berlangsung 3-7 September di Gedung Sarabakawa, secara resmi dibuka Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani, Senin (3/9/2018).

Tahun ini ada 36 peserta yang terjaring dan bakal dikelompokkan menjadi sejumlah bidang usaha dengan penilaian berbeda. Tak hanya penggiat kuliner dan pengrajin sasirangan, ragam peserta turut menghadirkan usaha jasa berbasis daring, seperti Utuh Jek.

Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani saat membuka kegiatan mengatakan Adaro Spectrapreneur, patut dibanggakan karena mampu memicu kebangkitan UMKM Tabalong.

Menurutnya, ini selaras dengan keinginan pemerintah, untuk menghadirkan UMKMM berdaya saing.

Baca: Najwa Shihab dan Erick Thohir, Dua Nama Calon Ketua Timses Jokowi-Maruf: Sudah Ada Komunikasi

Baca: Langganan Banjir, Pemkab HSU Perkuat Siring Desa Lok Bangkai

Sementara itu, Leni Marlina, CSR Department Head PT Adaro Indonesia, menyampaikan, Adaro Spectrapreneur tahun ini lebih terbuka, dengan varian usaha yang juga beragam.

Jumlah peserta juga jauh meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 22 pelaku UMKM.

"Tentu ajang semacam ini merupakan visi yang selaras dengan keinginan pemerintah untuk mendorong geliat UMKM Tablaong. Adaro sekaligus bakal melakukan pembinaan dan pendampingan untuk peserta terpilih," katanya.

Baca: Usai Dibikin Teler, ABG di Tabalong Digilir 3 Temannya, Kasus Terbongkar Berkat Perjuangan Orangtua

Tahun ini, imbuhnya, orientasi kegiatan lebih memacu daya inovasi peserta, karena itu adalah salah satu syarat untuk bisa memperluas jejaring pasar, seperti pembaharuan kemasan, atau penguatan branding produk.

Sementara itu dalak gelaran ini selain menyuguhkan bazar hasil produksi UMKM, selama kegiatan masyarakat juga berkesempatan meraih doorprize dengan belanja minimal Rp. 20 ribu. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help