Kriminalitas Kalteng

Inilah Kawanan Pencuri Sarang Walet yang Diciduk Polisi Lamandau, Otok Pencuri Didor!

Polisi menangkap tiga orang pelaku spesialis pencuri saran burung walet di Lamandau, setelah beberapa pemilik bangunan rumah walet

Inilah Kawanan Pencuri Sarang Walet yang Diciduk Polisi Lamandau, Otok Pencuri Didor!
Istimewa
Polisi bekuk pencuri sarang burung walet warga Lamandau, inilah barang bukti kejahatan kawanan ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, LAMANDAU - Meresahkan pemilik sarang burung walet di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, karena sering melakukan pencurian dengan cara membobol bangunan rumah walet dan mencuri sarang burung walet, akhirnya diungkap polisi.

Polisi menangkap tiga orang pelaku spesialis pencuri saran burung walet di Lamandau, setelah beberapa pemilik bangunan rumah walet yang mengaku dirugikan dengan adanya aksi pencurian sarang burung walet dengan cara membobol bangunan.

Baca: Sujiwo Tejo Sebut Rantai Kekacauan Soal Ustadz Abdul Somad Batalkan Ceramah Karena Dugaan Intimidasi

Kapolres Lamandau, AKBP Andika K Wiratama, Senin (3/9/2018) mengatakan, pengungkapan tindak pidana pencurian sarang burung walet di wilayah hukum Polres Lamandau, dilakukan, Jumat (31/8/2018).

Baca: Kagetnya Anies Baswedan Saat Kunjungi Jonatan Christie karena Lihat Kondisi Rumahnya

Ini, setelah polisi mendapatkan laporan dari pemilik walet, bernama Khusni warga Nanga Bulik, Rt/Rw : 006/00 Kelurahan. Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten. lamandau, Kalteng, kemudian, Alek Farta, warga Jalan Cempaka Rt/Rw:012/004,Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalteng.

Polisi bekuk pencuri sarang burung walet warga Lamandau, inilah barang bukti kejahatan kawanan ini.
Polisi bekuk pencuri sarang burung walet warga Lamandau, inilah barang bukti kejahatan kawanan ini. (Istimewa)

Selain itu, Agi Wahyudi, warga Jalan Beruang Rambai, RT.02 Desa Tamiyang, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau,Kalteng juga mengaku kecurian, kemudian polisi bergerak melakukan penangkapan terhadap para pelaku.

Mereka antara lain, adalah Uhing (40) warga Desa Mojang Baru, Kecamatan Tumbang Manjul, Kabupaten Seruyan, Kalteng yang merupakan otak komplotan yang dilumpuhkan oleh petugas dengan timah panas pada kaki sebelah kanan.

Kemudian Andreyansyah kelahiran Mojang Baru 19 Desember 1992, tinggal di Desa Mojang Baru, Kecamatan Tumbang Manjul, Kabupaten Seruyan, Kalteng (dilumpuhkan oleh petugas dengan timah panas pada kaki sebelah kiri)

Nusharjo, warga Desa Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalteng, selain itu, Dandi warga Desa Tumbang Jala, Kecamatan. Petak Malai Kabupaten Katingan, Kalteng. (www. banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved