Tajuk

Momen Kebangkitan

Asian Games di Jakarta dan Palembang merupakan sebuah momen menunjukkan citra positif bangsa kepada dunia internasion

Momen Kebangkitan
tribunbogor.com/kolase
Jonatan Christie dan Lindswell Kwok peraih medali emas Asian Games 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID, DI tengah memanasnya suhu politik menjelang pemilihan Presiden RI, Indonesia menjadi tuan rumah dan menggelar perhelatan olahraga tingkat Asia. Pesta olahraga Asian Games ke-18 yang tepat jatuh pada 2018 digelar di Jakarta dan Palembang.

Banyak kejutan tercipta pada awal pelaksanaan hingga mejelang akhir kegiatan. Dipadu dengan bumbu politik yang pedas baru dibuka pun Asian Games sudah menghadirkan beragam tanggapan, mulai dari tanggapan positif hingga tanggapan negatif.

Namun the shows must go on. Asian Games digelar di tengah suhu politik yang memanas.

Asian Games di Jakarta dan Palembang merupakan sebuah momen menunjukkan citra positif bangsa kepada dunia internasional.

Miliaran pasang mata dari seluruh penjuru dunia tertuju ke Indonesia. Miliaran pasan kuping juga tertuju dan mendengarkan ragam peristiwa yang terjadi terkait pelaksanaan dan komentar di luar kegiatan olah raga itu.

Beragam kejutan terjadi. Baik yang sesuai dengan ekspektasi sejumlah pihak maupun yang di luar ekspekstasi.

Sebuah kejadian dan momen yang benar-benar di luar dugaan muncul ketika calon presiden Prabowo dan Jokowi duduk bersanding menyaksikan pertandingan Pencak Silat yang pada Asian Games ini menjadi buah bibir.

Puncaknya, Jokowi dan Prabowo berangkulan dengan peraih medali emas pada cabang silat, Hanifan Yudani Kusumah. Ketiganya berpelukan, Jokowi di sisi kiri dan Prabowo di sisi kanan Hanifan yang saat itu memegang bendera Merah Putih.

Momen yang sama sekali tidak direncanakan dan tidak pernah dibayangkan itu sontak membuat haru banyak orang. Momen tersebut seakan menyentil pihak pendukung Jokowi dan Prabowo yang diketahui selama ini dinilai tidak akur.

Momen tersebut juga menjadi sebuah pelecut dan mengingatkan kembali bahwa bangsa Indonesia harus bersatu, bagaimana pun kondisinya.

Di masa kepemimpinan Jokowi, Indonesia mampu meraih 31 emas dan menduduki peringkat keempat. Sebuah raihan medali terbanyak yang didapat Indonesia di kegiatan Asian Games.

Di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum PB IPSI pencak silat Indonesia mampu mendulang 14 dari 16 medali emas yang disediakan.

Tadi malam, Asian Games 2018 resmi ditutup, miliaran pasang mata kembali tertuju ke Indonesia. Prestasi besar dan sukses besar diraih Indonesia pasca digelarnya Asian Games. Indonesia meraih prestasi besar karena pada Asian Games ini mampu menduduki posisi keempat dengan raihan 31 emas yang jauh melampaui target, yakni 16 emas. Berada di tingkat di bawah China, Jepang dan Korea yang menduduki posisi 1 sampai 3.

Indonesia sukses besar dalam pelaksanaan Asian Games karena spektakulernya pembukaan dan penutupan.

Namun, kesuksesan itu saja yang diharapkan masyarakat. Masyarakat berharap dari momen-momen Asian Games yang tercipta Indonesia bisa bersatu dan maju sehingga menjadi negara yang disegani. Tidak hanya itu, persatuan dan kebesamaan tidak hanya sampai di sini, pasca Asian Games ini diharapkan pula kebersamaan dan kemesraan yang ditunjukkan para petinggi di Indonesia. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved