Ustadz Abdul Somad Batalkan Ceramah

Sebut Ada Ancaman, Ustadz Abdul Somad Pilih Batalkan Jadwal Ceramahnya di Pulau Jawa

Mendadak, Ustadz Abdul Somad membatalkan sejumlah jadwal ceramahnya di sejumlah tempat di Pulau Jawa.

Sebut Ada Ancaman, Ustadz Abdul Somad Pilih Batalkan Jadwal Ceramahnya di Pulau Jawa
Tribun Batam/Munirul Ikhwan
Ustadz Abdul Somad memberi ceramah dalam tabligh akbar di Lapangan Pamedan Tanjungpinang, Selasa (7/8/2018). 

"Saya melihat seolah-seolah selama ini anggota MPR, DPR, politisi, politikis mereka sepertinya cakar-cakaran, berkelahi, tetapi ternyata ketika bertemu langsung, MasyaAllah, tidak lagi berasal dari partai yang mana, golongan yang mana, semuanya seperti saudara, karena kita dipersatukan merah putih," katanya.

Ia berkisah, ketika sampai di Gedung MPR DPR, ia disambut oleh anggota DPR RI, John Erizal.

"Ustaz Somad, ini adalah kantor ustaz," kata Ustaz Abdul Somad menirukan ucapan anggota DPR RI asal Riau itu.

"MasyaAllah belum pernah kemari tiba-tiba ke Jakarta dapat kantor," ujar Ustaz Abdul Somad.

Ketua MPR RI, DR Zulkifli Hasan memberi penjalasan bahwa makna dari kantor Majelis Permusyawaratan Rakyat adalah milik rakyat Indonesia.

Baca: Iis Dahlia Posting Foto Saat Tidur, Bulu Halus Ini Jadi Perhatian Netizen, Pujian Pun Berdatangan

Baca: Australia dan Dua dari Asia, Jadi Pesaing Indonesia untuk Tuan Rumah Olimpiade 2032

Baca: Lelang Keperawanan Digelar Perempuan Muda Ini Hanya Karena Sakit Hati Dikhianati sang Pacar

Baca: Jonatan Christie Pilih Via Vallen Ketimbang Ayu Ting Ting Saat Diminta Memilih, Netizen Pun Riuh

Baca: Doa Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah, Selasa 11 September 2018 dan Keutamaannya

Pada ceramah yang dihadiri pimpinan MPR RI seperti Zulkifli hasan, Oesman Sapta, Muhaimin Iskandar, Mahyudin dan Ahmad Basarah ia mengisahkan fitnah yang ia rasakan.

"Saya ingat beberapa bulan lalu saya difitnah anti kebhinekaan, anti NKRI, Alhamdulillah saya tidak memviralkan, sehari setelah itu viral ketika saya menyanyikan lagu Indonesia Raya, menggerek bendera, memasangkan bendera di dinding sekolah tertinggal di kampung pedalaman di Provinsi Riau,

Maka orang-orang yang memfitnah ini sesungguhnya mereka tidak punya paket 2 giga.

Tonton itu banyak-banyak youtube, bagaimana kami menyanyikan lagu Indonesia raya sampai ke pedalaman, bagaimana hebatnya negeri ini, bagaimana orang yang di dalam sana tidak dapat melihat internet, tapi kita sampaikan ini negeri kita, ini bendera sudah lapuk harus diganti, kalian harus menyanyikan lagu kebangsaan, karena kita bukan lagi mkriss kelaparan karena sudah kenyang, tetapi krisis cinta tanah air,'

Ia mengungkapkan sebuah kehormatan baginya diundang oleh MPR.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help