Berita Kalteng

Antisipasi Kenaikan Harga Ayam, Bulog Kalteng Siapkan Mesin Pendingin

Masalah kenaikkan harga ayam potong di Pasar Tradisional Palangkaraya, Kalimantan Tengah, selama ini menjadi momok bagi warga Palangkaraya.

Antisipasi Kenaikan Harga Ayam, Bulog Kalteng Siapkan Mesin Pendingin
tribunkalteng.com/faturahman
Pedagang ayam di Pasar Kahayan Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Masalah kenaikkan harga ayam potong di Pasar Tradisional Palangkaraya, Kalimantan Tengah, selama ini menjadi momok bagi warga Palangkaraya.

Bukan hanya Palangkaraya, kerap terjadi kenaikkan harga ayam juga meluas hingga ke kabupaten lainnya di Provinsi Kalimantan Tengah seperti Sampit, Katingan juga Gunungmas.

Ini diduga akibat ulah broker dan oknum pedagang serta pemotong yang memanfaatkan situasi pasokan ayam dari Kalsel dan ayam produksi lokal yang berkurang sehingga jadi permainan broker untuk memainkan harga.

Kepala Divre Bulog Kalteng, Faisal, Selasa (4/9/2018) mengatakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan menyiapkan daging beku dalam mesin pendingin yang disediakan di beberapa tempat penjualan daging.

Dikatakan dia, pihaknya menyediakan mesin pendingin tersebut cukup banyak untuk daging, tetapi masih bisa disisipkan untuk dimasukkan daging ayam." Masih ada ruang untuk penyimpanan daging ayam, itu bisa dimanfaatkan,"ujarnya.

Baca: Pernyataan Menag Lukman Hakim Soal Ustadz Abdul Somad yang Batal Ceramah karena Dugaan Intimidasi

Baca: Menikah dengan Habib Usman, Ternyata Kartika Putri Sudah Punya Anak, Lihat Foto-fotonya

Baca: Maia Estianty dan Mulan Jameela Terlihat Ngobrol di Ultah Al, Ahmad Dhani : Maia Mau Berhijab

Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah,  Selama Agustus 2018, Palangkaraya mengalami deflasi sebesar 0,13 persen atau mengalami penurunan indeks harga dari 130,3 pada Juli 2018 menjadi 130,16 di Agustus 2018.

Deflasi didominasi oleh menurunnya indeks harga pada kelompok bahan makanan sebesar 1,05 persen dan sandang sebesar 0,33 persen."Komoditas utama pendorong terjadinya deflasi di Palangkaraya berasal dari daging ayam ras 0,16 persen, bawang merah 0,09 persen, dan telur ayam ras 0,04 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah Hanif Yahya, di Palangkaraya. (banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help