Berita Banjarbaru

Apel Siaga Karhutla Banjarbaru Ini Pesan Kepala BPBD

Meski bukan menjadi yang paling banyak terjadi kebakaran lahan di Kalsel. Pemko Banjarbaru mewanti-wanti agar petugas tak lengah.

Apel Siaga Karhutla Banjarbaru Ini Pesan Kepala BPBD
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Foto bersaam seusai apel siaga Karhutla di Banjarbaru, Selasa (4/9/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Meski bukan menjadi yang paling banyak terjadi kebakaran lahan di Kalsel. Pemko Banjarbaru mewanti-wanti agar petugas tak lengah dalam memadamkan api di kawasan Banjarbaru.

Pasalnya banyak objek vital yang ada di Banjarbaru yaitu Jalan A Yani dan bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Sekdako Banjarbaru, H Said Abdullah sekaligus kepala BPBD Kota Banjarbaru mengatakan kebakaran lahan yang terjadi di Banjarbaru juga sudah merembet ke rumah warga. Oleh karena itu siaga kebakaran lahan harus lebih intensif.

Hujan yang terjadi beberapa kali di Banjarbaru sebutnya tak boleh membuat petugas terlena dan tidak siaga. Pasalnya hujan yang terjadi hanya sesekali dan saat ini masih masuk dalam musim kemarau.

"Potensi kebakaran lahan masih mungkin, karena ini belum musim penghujan," ujarnya usai memimpin apel siaga Karhutla Pemko Banjarbaru di posko siaga Karhutla di Jalan Trikora Kelurahan Guntung Manggis, Selasa (04/09/2018).

Baca: Menikah dengan Habib Usman, Ternyata Kartika Putri Sudah Punya Anak, Lihat Foto-fotonya

Baca: Maia Estianty dan Mulan Jameela Terlihat Ngobrol di Ultah Al, Ahmad Dhani : Maia Mau Berhijab

Said juga mengaku kecewa lantaran belum maksimalnya sumur bor yang dibuatkan oleh Badan Restorasi Gambut di Banjarbaru. Hal itu dikarenakan hanya 30 persen sumur yang bisa diambil airnya untuk penyiraman.

Dampak dari kebakaran lahan yang kini terjadi di Banjarbaru sebutnya memanh sudah meresahkan. Pasalnya dari kebakaran tersebut membuat kabut asap di daerah sekitar.

Kebakaran lahan di Guntung Damar Kelurahan Syamsudin Noor misalnya sebut Said mengganggu kawasan bandara dan sekolah SMPN 15 Banjarbaru yang dan sekolah lain terdekat yang ada di sekitarnya.

"Banjarbaru kota padat penduduk, dibandingkan kebakaran di kawasan hutan atau sepi penduduk, kalau sampai Banjarbaru yang mengalami kebakaran lahan besar maka akan lebih banyak masyarakat yang terganggu," jelasnya.

Sementara Plt Kalakhar BPBD Kota Banjarbaru, Ahmad Nizami Syarif mengatakan mendukung semangat yang diberikan Kepala BPBD kota Banjarbaru kepada petugas.

Saat ini sebutnya Kota Banjarbaru memang belum melakukan apel siaga Karhutla. Oleh karena itu apel diadakan segera meskipun ujarnya dibandingkan kabupaten lain Banjarbaru tergolonh terlambat.

"Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," ucapnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Pernyataan Menag Lukman Hakim Soal Ustadz Abdul Somad yang Batal Ceramah karena Dugaan Intimidasi

Baca: Dedi Mulyadi Sebut Ironi Demokrasi Soal Abdul Somad Batalkan Ceramah karena Dugaan Intimidasi

Meski baru melaksanakan apel, BPBD Kota Banjarbaru terangnya sudah membangun posko siaga Karhutla di Jalan Trikora di depan kompleks wengga Landasan Ulin yang berisi 15 orang petugas BPBD, empat orang anggota Polri, dan empat orang dari unsur TNI. Kali itu ada sekitar 30 petugas yang ikut apel.

"Nanti kita juga akan mengadakan apel terpadu dengan TNI Polri dan damkar," ujarnya.

Saat ini jumlah kawasan lahan yang terbakar di Banjarbaru seluas 366 hektare yang tersebar di Kecamatan Landasan Ulin dan Lianganggang.

Sementara kondisi kebakaran lahan di Guntung Damar juga masih mengeluarkan asap. Begitu juga dengan kondisi kebakaran lahan di Peramuan Kecamatan Lianganggang juga masih mengeluarkan asap.
(Banjarmasinpost.co.id /milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved