Pilpres 2019

Mahfud MD Sebut Belum Tentukan Dukung Pasangan Jokowi-Maruf Amin, Pilihannya Berdasar Ini

Mahfud MD Sebut Belum Tentukan Dukung Pasangan Jokowi-Maruf Amin Pilihannya Berdasar Ini

Mahfud MD Sebut Belum Tentukan Dukung Pasangan Jokowi-Maruf Amin, Pilihannya Berdasar Ini
TribunWow.com
Mahfud MD 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengaku belum menentukan arah dukungannya dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, meski disebut sebagai salah satu kandidat ketua tim sukses (timses) Jokowi-Maruf Amin.

Saat ditanya apakah dirinya akan menjadi tim pemenangan salah satu pasangan calon Jokowi-Ma'ruf Amin atau Prabowo Sandi, Mahfud mengatakan hanya akan menjadi pendukung pasangan yang pro terhadap Pancasila.

"Saya ingin menjadi pendukung yang mendorong atau bertujuan untuk menegakkan negara Indonesia berdasar Pancasila yang pluralis. Tanpa diskriminasi. Tanpa harus menjadi tim sukses yang mana pun," katanya seusai menjadi pembicara dalam Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin (3/9/2018).

Baca: Sindiran Prabowo Soal Utang Negara Dijawab Jusuf Kalla dengan Santai, JK : Yang Penting Bisa Bayar

Baca: DPRD Kota Malang Hanya Tersisa 4 Orang Usai 41 Anggota Ditetapkan Tersangka, Ini Nama 4 yang Tersisa

Mahfud menegaskan, pihaknya bisa menjadi pendukung pasangan yang pro-Pancasila dan NKRI tanpa menjadi tim pemenangan secara struktural.

"Kalau saya mendukung pro Pancasila dan NKRI, tidak harus jadi tim sukses resmi. Tetapi saya tentu akan melawan yang anti Pancasila. Itu aja, kalau posisi saya ya," tegasnya.

Kendati demikian, Mahfud yang saat ini menjadi Komisioner Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tidak menyampaikan secara eksplisit bahwa ada pihak tertentu yang anti-Pancasila.

"Oh tidak, saya tidak mengatakan ada. Saya hanya akan mendukung itu (yang pro-Pancasila). Dan akan melawan yang tidak seperti itu. Yang mana, setiap orang punya penilaiannya sendiri. Kalau sudah langsung ke situ tidak boleh," katanya.

Terkait dengan tim pemenangan, pakar hukum tata negara kelahiran Madura itu mengaku belum ada yang menawarinya untuk bergabung.

"Enggak ada yang nawari. Pokoknya saya menjadi pendukung pasangan mana pun yang pro Pancasila dan NKRI. Tanpa diskriminasi dan tetap agamis. Itu saja," katanya.

Nama Mahfud sempat santer disebut akan menjadi calon wakil presiden (cawapres) untuk Presiden Joko Widodo yang akan maju untuk kedua kalinya.

Namun, nama Mahfud gugur di detik-detik terakhir deklarasi karena Jokowi akhirnya memilih Ketua MUI Ma'ruf Amin.

Jelang perhelatan Pilpres 2019, ada dua pasangan calon yang sudah mendaftar ke KPU, yakni pasangan Jokowi-Ma'ruf yang diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Hanura, PKB, PPP dan PKPI serta Perindo dan PSI, serta pasangan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno yang diusung oleh Partai Gerindra, PKS, PAN dan Partai Demokrat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahfud MD: Tak Harus Jadi Tim Sukses, Saya Dukung yang Pro-Pancasila",

Editor: Restudia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help