Bumi Sanggam

Sinergi Pemkab Balangan dan PT Adaro Indonesia : Bayi Baru Lahir Harus SHK

Dengan dilaksanakan Skrining Hipotiroid Kongenital pada bayi baru lahir, maka hambatan pertumbuhan dapat teratasi.

Sinergi Pemkab Balangan dan PT Adaro Indonesia : Bayi Baru Lahir Harus SHK
istimewa/ humas dinkes balangan
Pelatihan Skrining Hipotiroid Kongenital pada Senin (7/9/2018) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Dengan dilaksanakan SHK atau Skrining Hipotiroid Kongenital pada bayi baru lahir, maka hambatan pertumbuhan seperti cebol dan keterbelakangan mental dapat teratasi.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Ainun Faridah saat membuka secara resmi Pelatihan Skrining Hipotiroid Kongenital pada Senin (7/9/2018) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan.

“Pengetahuan dan Keterampilan ini menjadi hal yang wajib bagi para dokter dan bidan, karena mereka inilah yang akan pasti bersentuhan dengan pertolongan persalinan dan tumbuh kembang anak,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Hipotiroid Kongenital adalah sebuah keadaan dimana kerja kelenjar tiroid pada anak menurun, atau bahkan tidak berfungsi sejak lahir, sehingga bayi tersebut kekurangan hormon tiroid yang penting untuk mengatur suhu tubuh, metabolisme, pertumbuhan tulang, kerja jantung, syaraf, serta pertumbuhan dan perkembangan otak.

“Karena menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan tulang dan otak, efek yang terjadi apabila anak tidak tertangani akan menjadi cebol dan keterbelakangan mental,” ujarnya.

Kunci keberhasilan pengobatan anak dengan Hipotiroid Kongenital adalah dengan deteksi dini melalui pemeriksaan laboratorium dan pengobatan sebelum anak berusia 1 bulan.

Oleh karenanya, penting bagi petugas kesehatan untuk memiliki keterampilan yang mumpuni dalam hal deteksi dini ini, terutama para dokter dan bidan.

Sementara itu, PT. Adaro Indonesia melaui Perwakilan CSR Adaro Indonesia A Fitriadi, mengungkapkan, sangat mendukung penuh dan menyambut dengan sangat antusias segala kegiatan yang berhubungan dengan pembangunan kesehatan.

Harapannya, dengan adanya kegiatan ini akan bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan dalam hal skrining hipotiroid kongenital (SHK), dan meningkatnya ketersediaan fasilitas layanan kesehatan pemerintah maupun swasta yang melaksanakan SHK.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini, anak-anak yang merupakan calon penerus bangsa dapat terselamatkan dari permasalahan Hipotiroid. Sehingga negara kita ini semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Elhami
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved