Berita Banjarbaru

Dipercantik, Ada Ikan Haruan Hingga Burung Enggang di Trotoar Taman Van Der Pijl

Lukisan khas Banjar yang ditampilkan di Taman Van Der Pijl yaitu lukisan karamunting, koi, motif sasirangan dan ikan haruan.

Dipercantik, Ada Ikan Haruan Hingga Burung Enggang di Trotoar Taman Van Der Pijl
banjarmasinpost.co.id/milna
Lukisan ikan haruan di trotoar Taman Van Der Pijl Banjarbaru Jalan A Yani kilometer 34 disulap menjadi trotoar cantik dengan berbagai lukisan khas Kalsel dan Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kondisi trotoar Jalan A Yani kilometer 34 tampak berbeda dari biasanya. Jika biasanya trotoar tampak kumuh, kini trotoar tampak cantik dan ramai berwarna-warni.

Tampak para pekerja masih mengecat trotoar yang pengerjaannya masih 70 persen. Seniman pembuat lukisan tematik trotoar Taman Van Der Pijl Banjarbaru, Sulistiono Hilda mengatakan trotoar Taman Van Der Pijl Banjarbaru dibuat dengan lukisan tematik Banjar dan Banjarbaru.

Lukisan khas Banjar yang ditampilkan yaitu lukisan karamunting, koi, motif sasirangan dan ikan haruan.

"Temanya Banjar, seperti karamunting, burung Enggang dan haruan itu kan khas Kalsel, lalu kalau Koi itu karena Banjarbaru ini termasuk yang banyak punya pemelihara Ikan Koi," ujarnya, Rabu (05/09/2018).

Baca: BKN Tegaskan Seleksi Penerimaan CPNS 2018 Belum Dibuka dan Mengimbau ini ke Warga

Panjang trotoar yang dilukis sepanjang 300 hingga 500 meter dengan dana Rp 198 juta.

" Ini sudah 70 persen, pengerjaannya sebulan, "ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Kasi Pertamanan Disperkim Banjarbaru, Jainah Muchran membenarkan hal tersebut. Dikatakannya kalau memang proyek pengecatan itu adalah dari bidangnya.

"Iya, itu tujuannya untuk memperindah taman, mengedukasi warga serta juga bagian dalam mengangkat kearifan lokal," ucap Jainah.

Proyek pekerjaan ini sendiri sudah dikerjakan sejak beberapa hari yang lalu. Targetnya dikatakan Jainah bisa rampung pada pertengahan September mendatang.

Baca: Nilai Tukar (Kurs) Rupiah Anjlok, Tagar #RupiahLongsorJokowiLengser Trending Topic di Twitter

"Sebenarnya ini sudah lama rencananya dari tahun 2017, namun baru bisa direalisasikan tahun sekarang," singkatnya.

Soal konsep lukisan Jainah mengatakan kalau ini nantinya akan mirip dengan menara PDAM yang sudah lebih dahulu berdiri. Motif-motif bernuansa Banua katanya juga akan dilukis dalam pekerjaan yang menghabiskan dana sebesar Rp 198.000.000 rupiah ini.

"Kita mengangkat kearifan lokal, makanya ada gambar Bunga Karamunting, Burung Enggang, Ikan Haruan dan juga motif sasirangan, ini yang pertama di Banjarbaru untuk melukis tempat pejalan kaki," tegasnya.

Inspirasi proyek yang pendanaannya bersumber dari APBD Kota Banjarbaru ini melibatkan seniman Kota Banjarbaru dalam ide serta penggarapannya. Salah satunya katanya adalah urusan melukis motif-motif ikonik.

"Ada masukan dari para seniman juga, beberapa dari mereka juga akan terlibat dalam melukisnya, kalau cat dasar sementara dari pekerja proyek," ujarnya.

Jainah sendiri berharap dengan adanya trotoar tematik ini masyarakat bisa menikmatinya. "Boleh foto selfie tapi kalau sudah selesai, tapi tetap harus ikut berpartisipasi menjaga taman kota," tutupnya.
(Banjarmasinpost.co.id /milna)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved