Berita Banjarbaru

Puluhan Santriwati Banjarbaru Terserang Campak Rubella, Dikarantina Sampai Dilarang Bertemu Temannya

Diketahui dua pesantren di Banjarbaru terdeteksi santriwatinya terserang rubella. Namun semuanya sudah dilakukan karantina

Puluhan Santriwati Banjarbaru Terserang Campak Rubella, Dikarantina Sampai Dilarang Bertemu Temannya
kompas tv
Ilustrasi Campak Rubella 

Perempuan yang sudah terjangkit rubella terangnya harus segera diberi vaksin agar tak lagi terjadi nantinya. Dengan itu tak membahayakan saat si perempuan hamil.

Baca: Dirikan Scarlet Agency Sejak Usia 19 Tahun, Agus Scarlet Selanjutnya Ingin Umroh

Wali Kota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani mengatakan saat ini jumlah anak yang diimunisasi MR sudah 30 persen.

Jumlah ini sebutnya takkan bisa dinaikkan tanpa partisipasi orangtua agar mendukung anaknya untuk ikut imunasis MR.

Saat ini capaian imunisasi rubella di Banjarbaru jelasnya bukan yang tertinggi namun juga bukan yang terendah karena masih ada yang lebib sedikit dari capaian Banjarbaru.

"Itu karena keraguan dari orangtua untuk memerbolehkan anaknya untuk diimuniasi MR," ujarnya.

Baca: Indonesia Darurat Penyakit Campak, MUI Membolehkan Vaksin MR, orangtua Merespon Seperti ini

Sebutnya di Banjarbaru masih ada beberapa sekolah yang tak mau melaksanakan imunisasi MR.

Memang imunisasi MR diakuinya mengandung zat yang tidak halal. Namun kini pemerintah sedang menggodok imunisasi MR baru pengganti imunisasi MR yang kini dibuat oleh India.

Namun dibandingkan harus imunisasi sendiri, ujarnya harus merogoh kocek mahal yaitu Rp 750 ribu. Sedangkan saat pelaksanaan imunisasi MR yang diadakan pemerintah diberikan secara gratis.

(Banjarmasinpost.co.id/milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help