Berita Regional

Respons Orang Dekat Gus Dur Soal Ustadz Abdul Somad yang Batal Ceramah karena Dugaan Intimidasi

Kabar Pembatalan ceramah di sejumlah daerah di Jawa oleh Ustadz Abdul Somad terus jadi bola liar.

Respons Orang Dekat Gus Dur Soal Ustadz Abdul Somad yang Batal Ceramah karena Dugaan Intimidasi
instagram
Ustadz Abdul Somad 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kabar Pembatalan ceramah di sejumlah daerah di Jawa oleh Ustadz Abdul Somad terus jadi bola liar.

Sejumlah tokoh, politisi hingga pemerintah angkat bicara terkait pembatalan yang dilakukan Ustadz Abdul Somad.

Sikap Ustadz Abdul Somad juga mendapat komentar dari Mohamad Guntur Romli yang menuliskan sindiran terkait pembatalan ceramah yang dilakukan oleh Ustadz Abdul Somad.

Baca: Maia Estianty dan Mulan Jameela Terlihat Ngobrol di Ultah Al, Ahmad Dhani : Maia Mau Berhijab

Dilansir TribunWow.com, sindiran pada Ustadz Abdul Somad yang batal ceramah di Jawa sampaikan melalui laman Twitter @GunRomli yang diunggah pada Selasa (4/9/2018).

Diketahui, Ustadz Abdul Somad mengaku terpaksa membatalkan ceramahnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur lantaran mendapat ancaman dan intimidasi yang dibagikan di akun instagram pribadinya.

Menanggapi hal tersebut, Guntur Romli yang pernah jadi host acara Kongkow Bareng Gus Dur dan dikenal dekat dengan Gus Dur itu menanyakan siapa yang mengancam Ustaz Abdul Somad.

Baca: Pesawat Berpenumpang Vokalis Endank Soekamti Jatuh di Yogyakarta, Ini Faktanya

Lebih lanjut, Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyebut jika yang terjadi adalah pembatalan ceramah sepihak dari Ustaz Abdul Somad.

Ia menganggap ada sebuah framing buruk yang sedang ingin digunakan.

"Panitia Semarang & Panitia di Malang bantah ada ancaman untuk Abdul Somad, mereka masih menunggu penjelasan krn pembatalan sepihak.

Jadi siapa yg ancam Abdul Somad? Sudah keburu digoreng2 nih.

Baca: Secantik Kartika Putri, Ini Sosok Istri Pertama Habib Usman Bin Yahya, Ria Tatu, Lihat Foto Beredar

Halaman
123
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help