Berita Tanahlaut

Setelah Mendapat Izin Sekdes, Jatah Beras Warga Dusun Jayau Desa Ambungan Bisa Disalurkan

Menurut Jumadi, justru penyaluran beras sejahtera bagi warga Dusun Jayau lebih diutamakan karena dinilai paling kritis tokoh masyarakatnya

Setelah Mendapat Izin Sekdes, Jatah Beras Warga Dusun Jayau Desa Ambungan Bisa Disalurkan
Mukhtar Wahid
Distribusi beras sejahtera masih menumpuk di Kantor Desa Bentok Darat, Kecamatan Batibati, menunggu keluarga penerima manfaat mengambilnya, Rabu (5/9/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Distribusi bantuan sosial berupa beras sejahtera untuk warga Dusun Jayau Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut sudah disalurkan aparatur Pemerintahan Desa Ambungan.

Itu dikatakan Kepala Seksi Pemberdayaan dan Pelayanan Pemerintah Desa Ambungan, Jumadi dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Rabu (5/9/2018).

Menurut Jumadi, justru penyaluran beras sejahtera bagi warga Dusun Jayau lebih diutamakan karena dinilai paling kritis tokoh masyarakatnya, jika tidak segera disalurkan.

Baca: Puluhan Santriwati Banjarbaru Terserang Campak Rubella, Dikarantina Sampai Dilarang Bertemu Temannya

Diakui Jumadi, keterlambatan penyaluran beras sejahtera itu karena saat beras sejahtera tiba di Kantor Desa Ambungan, penerimanya Sekretaris Desa Ambungan.

"Kami tidak berani membagikan jika bukan Sekretaris Desa Ambungan yang mengizinkan penyaluran beras sejahtera selaku penerima kedatangan berasnya," katanya.

Setelah Sekretaris Desa tidak pernah masuk kantor, Jumadi melaksanakan rapat internal dengan kepala seksi lainnya hingga mengambil keputusan agar dibagikan beras sejahtera.

Baca: Jokowi Diminta Mundur Jadi Presiden RI Karena Nilai Tukar (kurs) Rupiah Melemah, Ini Alasannya

"Tidak banyak, hanya 33 keluarga penerima manfaat di Desa Ambungan. Dua hari lalu sudah dibagikan dan sisanya itu menunggu keluarga penerima manfaat mengambil," katanya.

Jumadi mengaku selama belum ada penjabat sementara Kepala Desa Ambungan, pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan hanya terbatas memberikan surat pengantar.

"Untuk urusan tanda tangan kepala desa tidak dapat dilayani seperti surat keterangan tanah dan surat keputusan. Dokumen APBDesa 2018 ini harus tanda tangan Kepala Desa, surat pengantar pencairan sudah dibuatkan hanya tidak dicantumkan tanggalnya," katanya.

Baca: Pasutri Tewas Berpelukan di Lapas Lumajang, Diduga Minum Ini Segelas Berdua

Penyaluran beras sejahtera juga belum tersalurkan di Kantor Desa Bentok Darat, Kecamatan Batibati. Informasinya beras sejahtera itu hamya belum diambil oleh keluarga penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanahlaut, Wiyanto mengatakan beras sejahtera itu sudah dipastikan penerimanya. Jumlah keluarga penerima manfaat beras sejahtera di Kabupaten Tanahlaut, sebanyak 13.305.

"Setiap keluarga penerima manfaat mendapat beras sejahtera 10 kilogram dari Kementerian Sosial Republik Indonesia diberikan setiap bulan. Untuk September ini belum disalurkan," katanya.

Kantor Desa sebagai titik bagi beras sejahtera yang disalurkan Pemerintah Pusat melalui Kementerial Sosial Republik Indonesia.

"Program beras sejahtera itu harus habis dibagikan kepada keluarga menerima manfaat. Aparatur Pemerintah Desa wajib menginformasikan dan memastikan kondisi keluarga penerima manfaat beras sejahtera," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help