Berita Banjarbaru

Hari Ini Hujan, Ternyata Ada Fnomena Gelombang Atmosfer, Ini yang Harus Diwaspadai

Tiga hari ke depan, ada potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia dan Kalsel termasuk.

Hari Ini Hujan, Ternyata Ada Fnomena Gelombang Atmosfer, Ini yang Harus Diwaspadai
istimewa
Pascahujan deras mengguyur Kotabaru, jalan di kawasan permukiman warga dan perkantoran terendam akibat buruknya sistem drainase. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU- Banjarbaru dan sekitarnya saat ini diguyur hujan, langit begitu mendung sejak pagi, Kamis (6/9).

Hingga jelang siang pukul 10.30 WITA masih hujan dan hal ini bukan tanpa sebab.

Tiga hari ke depan, ada potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia dan Kalsel termasuk.

Baca: Puluhan Santriwati Banjarbaru Terserang Campak Rubella, Dikarantina Sampai Dilarang Bertemu Temannya

Baca: Campak Rebella Serang 49 Santri Putri Dua Ponpes di Banjarbaru, Virusnya Diduga Berasal dari Sini

Baca: Tolak #2019GantiPresiden di Kalsel, Rombongan Orang Minta Polda Lakukan Ini

Senada dengan apa yang disampaikan Bagian Hubungan Masyarakat Biro Hukum dan Organisasi BMKG, Kasi observasi dan informasi stasiun meteorologi Syamsudin Noor Riza Arian Noor mengatakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memonitoring dan menganalisis kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir menunjukkan kejadian cuaca yang signifikan dimana hujan lebat terjadi di sebagian wilayah Indonesia.

Kondisi cuaca yang dipicu oleh adanya aktifitas fenomena gelombang atmosfer (Equatorial Rosby dan Kelvin Wave) yang cukup berkontribusi pada peningkatan kondisi udara basah.

Selain itu, pelemahan aktifitas daerah tekanan tinggi di wilayah Australia cukup berdampak pada pengurangan aliran massa udara dingin dan kering, dimana kondisi tersebut dapat menyebabkan signifikansi konsentrasi udara basah di wilayah Indonesia.

Adanya pola sirkulasi siklonik di wilayah Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera dan belokan arah angin serta perlambatan kecepatan angin pada lapisan atmosfer bagian bawah (sekitar 1000 meter) yang mengakibatkan pembentukan dan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi dinamis atmosfer tersebut dapat meningkatkan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sekitar wilayah Indonesia dalam periode 3 hari ke depan (06 – 08 September 2018).

• Aceh
• Sumatera Barat
• Kalimantan Utara
• Kalimantan Tengah bagian Selatan
• Kalimantan Barat bagian Selatan
• Kalimantan Selatan
• Jawa Barat
• Sulawesi Tengah
• Sulawesi Tenggara
• Sulawesi Selatan bagian Utara
• Maluku
• Papua

Sedangkan potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter, diperkirakan dapat terjadi di perairan barat P. Simeuleu hingga Kep. Mentawai, perairan Enggano – Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudera Hindia barat Aceh hingga Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan P. Jawa hingga P. Sumbawa, perairan selatan P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Samudera Hindia selatan Bali hingga NTT.

Diimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, puting beliung, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved