Berita Banjarmasin

Intrusi di Sungai Bilu Mulai Stabil, Sepekan Kadar Garam 17 Miligram per Liter

Sungaibilu sempat mengalami intrusi terparah pada bulan lalu hari Sabtu (25/8/2018) lalu, intrusi tertinggi mencapai 921 miligram per liter

Intrusi di Sungai Bilu Mulai Stabil, Sepekan Kadar Garam 17 Miligram per Liter
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Kadar garam di Sungaibilu mengalami penurunan sejak Jumat  (31/8/2018) hingga Kamis (6/9/2018)

Bahkan, angka tertinggi untuk intrusi air laut hanya 17 miligram per liter saja pada ketinggian air 260 sentimeter.

Sungaibilu sempat mengalami intrusi terparah pada bulan lalu hari Sabtu (25/8/2018) lalu, intrusi tertinggi mencapai 921 miligram per liter pada pukul 10.00 Wita dan ketinggian air mencapai 300 sentimeter. 

Baca: Sembari Tunggu Kuota CPNS 2018, Sekda Banjar : Jangan Tertipu Pencatutan Nama Pejabat

Begitu juga Minggu (26/8/2019) lalu intrusi juga masih terjadi. Pada pulul 11.00 Wita kadar garam di intake Sungaibilu di angka 818 mg per liter dengan ketinggian air 300 sentimeter.

"Alhamdulillah, kadar garam di Sugaibilu sudah normal. Semoga bisa terus seperti ini. Kadar garam tidak melebihi batas baku mutu," harap Humas PDAM Bandarmasih, Wahid.

Menurutnya, turunnya kadar garam di Sungabilu akibat dari hujan dalam sepekan terakhir di Kalimantan Selatan. "Untungnya hujan tidak terjadi di Banjarmasin saja. Tapi di kawasan hulu saja juga hujan," bebernya.

Baca: Begini Cara Ahok Melamar Polwan Cantik Bripda PND Hingga Bakal Menikahinya

Dengan turunnya angka kadar garam di intake Sungaibilu, tak ada percampuran air dari IPA 2 Pramuka yang bersumber dari intake Sungaitabuk ke IPA 1 A Yani. 

Percampuran sempat dilakukan saat kadar garam di Sungaibilu lebih dari 250 miligram per liter. Hal itu dilakukan agar kadar garam tidak melebihi baku mutu yang ditetapkan Peraturan Menteri Kesehatan. 

Apalagi, kadar garam yang diperbolehkan berdasarkan Pereturan Menteri Kesehatan Nomor 492/Menkes/Per/4/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, hanya 250 miligram per liter.

Selama ini jika kadar garam air bahan baku di atas 250 miligram per liter, PDAM Bandarmasih melakukan percampuran agar kadar garam turun. Bahkan pada Sabtu (25/8/2018) dan Minggu (26/8/2018) intake Sungaibilu sempat dimatikan ketika kadar garam di atas 700 miligram per liter.

Baca: Deddy Mizwar Berikan Jawaban Mengambang Jadi Jubir Tim Pemenangan Jokowi-Maruf Amin

Di Intake Sungai Bilu air yang diolah IPA 1 A Yani sebanyak 1.800 meter kubik per jam. Melayani Banjarmasin Barat, Utara, dan Tengah sebagian sebanyak 70 ribu pelanggan.

Sedangkan di Intake Sungai Tabuk  air yang diolah IPA 2 Pramuka sebanyak 4.500 meter kubik per jam melayani Banjarmasin Tengah, Timur, Selatan, dan Utara sebanyak 100 ribu pelanggan.

(banjarmasinpost.co. id/EkaPertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved