Berita Batola

Jamban Cemplung di Jalur HPS 2018 Harus Dibongkar

Pemkab Batola terus menggejot pembangunan WC komunal untuk mengganti WC cemplung yang menghiasi jalur ke lokasi HPS Nasional tahun 2018

Jamban Cemplung di Jalur HPS 2018 Harus Dibongkar
banjarmasin post group/ edi nugroho
Anggota TNI dan unsur dari Pemkab Batola menanam padi di lokasi Hari Pangan Sedunia (HPS) Nasional tahun 2018 di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Barito Kuala (Batola) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemkab Batola terus menggejot pembangunan WC komunal untuk mengganti WC cemplung yang menghiasi jalur ke lokasi Hari Pangan Sedunia (HPS) Nasional tahun 2018 di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, kabupaten setempat.

“Iya terus kita genjot pembangunan 40 wc komunalnya di lokasi HPS. Kalau sudah jadi, kita akan bongkar wc cemplung di kawasan HPS,” kata Sekda Batola Supriyono, Kamis (6/9/18).

Menurut Supriyono, semua kecamatan di lokasi jalur HPS juga diharapkan turut membantu pembongkaran wc cemplung.

Baca: Pengamat Sebut Jika Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Maruf Amin Adalah Pola Lama

Sementara itu,Kepala Dinas Kesehatan (Kadinke) Kabupaten Batola, Sugian Noor, menyatakan keberadaan jamban cemplung berdindin karung semen dan sak di jalur menuju lokasi Hari Pangan Sedunia (HPS) Nasional tahun 2018 di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala (Batola) mencapai 225 buah.

“Iya, sudah kita ada. Jumlah jamban cemplung di jalur menuju lokasi mencapai 225 buah. Kita tak berdaya. Dana dari APBD tak ada. Kami juga malu makin dekat menjelang HPS,” kata Sugian.

Menurut Sugian, pendataan jamban cemplung mulai kawasan Handil Bakti sampai Jembatan Rumpiang mencapai 225 buah. Nah, prioritas penanganan jamban cemplung tentu di pinggir-pinggir jalan menuju lokasi HPS.

Baca: Pengacara Ahok Benarkan Kliennya Akan Nikahi Polwan Cantik, Lihat Fotonya Bersama Veronica Tan

“Ini menjadi persoalan bagi Pemkab Batola untuk membersihkan jamban cemplung ini,” katanya.

Sugian jika ada perusahaaan swata yang mau berkontribusi terhadap pembersihan jamban cemplung ke jalur lokasi HPS atau dari handil bakti ke Jembatan Rumpiang, maka Pemkab Batola akan menyambut baik.

“Jika satu perusahaan di Batola itu menyumbang lima WC jenis tripikon saja, maka 225 jamban cemplung ini akan teratasi,” katanya.

(banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help