CPNS 2018

Jelang Pendaftaran CPNS 2018, Formasi Daerah dan Pusat pada Tenaga Kesehatan, Guru, Infrastruktur

Tentunya formasi dari daerah dan pusat pada pendaftaran CPNS 2018 atau penerimaan CPNS 2018 disesuaikan

Jelang Pendaftaran CPNS 2018, Formasi Daerah dan Pusat pada Tenaga Kesehatan, Guru, Infrastruktur
tribunnews.com
Seleksi CPNS 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pendaftaran CPNS 2018 atau penerimaan CPNS 2018 Pemerintah akan melaksanakan Pengadaan CPNS Tahun 2018.

Fokus perencanaan dan rekrutmennya pada pendaftaran CPNS 2018 diarahkan untuk meningkatkan daya saing bangsa, dengan prioritas pada bidang pelayanan dasar yang meliputi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Tentunya formasi dari daerah dan pusat pada pendaftaran CPNS 2018 atau penerimaan CPNS 2018 disesuaikan dengan kebutuhan tersebut.

“Proporsi terbesar formasi CPNS tahun ini adalah untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis yang saat ini masih kurang, antara lain tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga yang memiliki kualifikasi teknis di bidang infrastruktur sesuai dengan program Nawacita,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin, pada acara Rapat Koordinasi Penyampaian Rincian Penetapan Kebutuhan Formasi PNS dan Persiapan Pengadaan CPNS Tahun 2018 di Komplek Bidakara, Jakarta, Kamis (06/09).

Baca: Penampakan Calon Istri Ahok, Bripda PND, Perempuan Cantik Mantan Ajudan Veronica Tan

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Akan Dibuka - Simak Waktu, Tahapan, Hingga Istilah Sebeum Daftar CPNS 2018

Dikatakan bahwa, prioritas perencanaan pengadaan CPNS pada jabatan-jabatan tersebut disesuaikan dengan program pembangunan Pemerintahan Kabinet Kerja dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla.

Di sisi yang lain, pengadaan CPNS tahun ini bersamaan dengan perubahan yang bergulir begitu cepat di era industri 4.0 yang bercirikan dominannya peran mesin dan otomatisasi, serta terintegrasinya sistem komputasi dan jejaring dalam proses fisik.

“Karena itu, untuk menghadapi tantangan dan mengantisipasi perubahan tersebut, kita harus mempersiapkan SDM Aparatur berkelas dunia yang berintegritas, memiliki nasionalisme, profesional, berwawasan global, menguasai teknologi informasi dan bahasa asing, memiliki jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), ramah dan melayani (hospitality), serta memiliki daya jejaring yang kuat (networking),” ucap Syafruddin.

Saat ini jumlah PNS sekitar 4,3 juta, dengan proporsi terbesar selain guru dan tenaga kesehatan adalah tenaga pelaksana/administratif sebesar 1,6 juta atau sekitar 38% dan tenaga teknis keahlian sebesar 372 ribu atau sekitar 8,6%. Komposisi PNS yang tidak seimbang tersebut akan menyulitkan dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Menyikapi hal tersebut serta dihadapkan pada tantangan era industri 4.0, kita memerlukan spesialisasi keahlian. Untuk itu pula, perencanaan dan usulan PNS baru, harus difokuskan pada jabatan-jabatan spesifik sesuai core business instansi, arah pembangunan nasional dan daerah, serta sasaran Nawacita, sehingga daya saing bangsa kita semakin meningkat di kancah internasional,” sambungnya.

Baca: Kartika Putri Akhirnya Pamerkan Kebersamaan dengan Habib Usman, Foto Bareng Ridwan Kamil

Baca: Gadis Cantik Menangis di Bandara Syamsudin Noor Karena Batal Jadi Pembantu di Arab Saudi

Pengadaan CPNS Tahun 2018 ini direncanakan akan membuka 238.015 formasi. 51.271 formasi untuk instansi Pemerintah Pusat (76 K/L) dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda).

Halaman
1234
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help