Kriminalitas Banjar

Kakak Korban Ungkap Dugaan Pelaku Pembunuhan di Matraman

Kematian Dahlia masih ramai diperbincangkan warga Desa Simpang Tiga RT 4 Mataraman Kabupaten Banjar.

Kakak Korban Ungkap Dugaan Pelaku Pembunuhan di Matraman
banjarmasin post group/ hasby suhaily
Suasana lokasi pembunuhan di Mataraman 

Keluarga korban, Aran Yahya mengatakan, atas apa yang dialami sepupunya tersebut sangat mengenaskan. Dirinya yakin bahwa pelaku sudah berencana dan berdarah dingin.

“Bayangkan, setelah menghabisi nyawa korban, seakan tidak terjadi apa-apa. Bahkan ketika ditanya ke mana istrinya, justru menjawab sedang tertidur,” katanya.

Kondisi rumah, televisi masih menyala dengan volume yang cukup keras. Anaknya yang masih duduk di kelas dua sekolah dasar sempat dititipkan di rumah adik korban bernama Nurhalifah, barulah dijemput setelah menghabisi istrinya.

Baca: Gadis Cantik Menangis di Bandara Syamsudin Noor Karena Batal Jadi Pembantu di Arab Saudi

Keseharian Ruliansyah memang biasa saja. Dirinya memang ada mendengar kabar bahwa terjadi pertengkaran beberapa namun kembali damai dan nampak akur-akur saja.

Bahkan sore hari sebelum pulang ke Mataraman, korban menemani adik iparnya ke Pasar Martapura untuk berbelanja sesuatu.

Rully memang dikenal tidak mempunyai pekerjaan tetap, dan Dahlia lah membantu perekonomian dengan membantu jaga warung.

“Kemungkinan karena faktor ekonomi dan cemburu. Saya akui, orangnya setelah membunuh memang tenang,” imbuhnya.

Baca: Puluhan Warga Daha Serahkan Alat Setrum Ikan ke Polisi

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Mataraman, AKP Rissan SM mengatakan, begitu mendapati laporan dirinya langsung bersama anggota ke tempat kejadian perkara. Langsung bekoordinasi dengan unit Reskrim, Polres dan jajaran.

“Sesuai arahan Pak Kapolres, AKBP Takdir Mattanete bahwa semua bersatu padu untuk menangkap pelaku. Kejadian ini merupakan pembunuhan dan pelaku dikenakan pasal 338 KUHP,” jelasnya.

Korban mengalami luka dibawah leher yang langsung mengenai jantung dengan kedalaman antara dua sampai tiga sentimeter akibat tikaman badik. Barang bukti berupa badik dan kumpangnya berlumuran darah, ditemukan tidak jauh dari rumah tempat perkara.

(banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help