Berita Kotabaru

Gara-gara PLN, Taufik Harus Jaga Lampu Teplok Ketika Orang Lelap Tidur

Pelanggan mulai mengeluhkan pelayanan perusaahaan BUMN, itu lantaran byarpet listrik terjadi hampir setiap hari

Gara-gara PLN, Taufik Harus Jaga Lampu Teplok Ketika Orang Lelap Tidur
energytoday.com
protes listrik byarpet 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Layanan PT PLN (Persero) Area Kotabaru mulai dikeluhkan pelanggan, terlebih wilayah layanan Kecamatan Pulaulaut Utara. Itu menyusul sering byarpetnya listrik terjadi dalam berapa hari terakhir.

Pelanggan mulai mengeluhkan pelayanan perusaahaan BUMN, itu lantaran byarpet listrik terjadi hampir setiap hari. Baik pemadaman dijadwalkan maupun terjadi dengan tiba-tiba.

Byarpet terjadi, Jumat (7/9/2018) dinihari. Kendati tidak berlangsung lama lebih kurang 30 menit, tetap dikeluhkan karena byarpet terjadi bersamaan waktu sebagian warga sudah tertidur lelap.

Baca: Seleksi CPNS 2018 Diperkirakan 16-20 September 2018, ini Jumlah Formasi yang Dibutuhkan

Taufik, salah satu warga Desa Sungaiparing, Kecamatan Pulaulaut Utara mengeluhkan lantaran harus berjaga lampu teplok sebagai pengganti penerangan.

"Tidak dijaga, takut kalau terjadi apa-apa. Tidak menyalakan lampu teplok susah nafas. Mana lagi rasa kantuk terlalu berat. Soalnya byarpetnya tengah malam," keluh Taufik kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (7/9/2018).

Baca: Kartika Putri Tegaskan Posisinya Bukan Istri Kedua, Habib Usman Berstatus Duda

Senada diungkapkan Saleh, mengeluhkan seringnya pemadaman listrik terjadi dalam berapa pekan terakhir baik terjadwal maupun secara tiba-tiba.

"Ya, keluhannya saat padamnya mendadak. Apalagi bersamaan waktu ada yang dikerjakan," ujarnya kepada banjarmasinpost.co.id.

Baca: Jalian Asmara Ahok dan Polwan Cantik Bripda PND Ternyata karena Cinta Lokasi di Mako Brimob

Menyikapi sering byarpernya listrik dalam berapa hari terakhir, menyulut reaksi anggota dewan dari komisi I DPRD Kotabaru, Arbani.

Menurut Arvani, menyusul masih seringnya pemadaman listrik sudah seharusnya PT PLN khususnya PLN Area Kotabaru melakukan upaya menjaga keandalan baik jaringan maupun mesin.

"Misalkan ada alat-alat sudah waktunya diganti ya diganti. Jadi pelayanan listrik kepada masyarakat tidak terganggu," katanya.

Sementara itu, Asisten Manager Pelayanan Pelanggan PT PLN (Perseo) Area Kotabaru Tegus Wasito, tidak menepis terjadinya pemadaman baik terencana maupun tidak terencana.

"Hanya untuk yang tidak terencana perlu konfirmasikan dulu kepada tim teknis kami ya," jelas Teguh kepada banjarmasinpost.co.id.

Namun pemadaman terencana, seperti yang lebih banyak di wilayah Berangas, kata Teguh, karena adanya rekonduktor atau perubahan kualitas jaringan sebagai antisipasi.

Salah satunya antisipasi ketika masuk tegangan yang kuat, tinggal dikoneksikan ke dalam kota sehingga sudah siap saat ada tegangan yang cukup kuat.

"Jangan sampai ada tegangan cukup kuat, kita baru baru ngurusin yang di kotanya direkonduktor. Saya kira setahun penuh," jelas Teguh.

Alasan kedua sering pemadaman terencana, adanya perbaikan-perbaikan jaringan seperti adanya kondisi isulator yang kurang bagus.

Ditambahkan Teguh, pemadaman terencana dilakukan petugas di lapangan karena lebih menjaga kualitas keandalan jaringan.

Selain ketika adanya kegiatan pembangunan jaringan baru. Misalnya untuk kebutuhan pelanggan di wilayah perumahan atau ada pelanggan ingin tambah daya, sementara kapasitas trafo sudah penuh sehingga harus dikembalikan ke nol.

"Sementara masyarakat tumbuh dengan kebutuhan lainnya. Jadi trafo harus diganti. Saat penggantian tentunya kita juga perlu pemadaman," tandas Teguh. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help