CPNS 2018

Syarat Nilai Penerimaan CPNS 2018, Perhatikan Formasi, Tahapan Penerimaan CPNS, 19 September 2018

Pendaftaran CPNS 2018 akan dibuka mulai 19 September pada situs resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) di sscn.bkn.go.id.

Syarat Nilai Penerimaan CPNS 2018, Perhatikan Formasi, Tahapan Penerimaan CPNS, 19 September 2018
TRIBUN TIMUR
CPNS 

4. Nilai kumulatif SKD bagi tenaga guru dan tenaga medis/paramedis dari eks tenaga honorer kategori-II paling sedikit 260, dengan nilai TIU paling sedikit 60

5. Nilai terendah dari peserta seleksi CPNS olahragawan berprestasi Internasional merupakan nilai ambang batas SKD.

Pengecualian nilai ambang batas SKD Peraturan menteri tersebut juga mengatur nilai ambang batas untuk jabatan tertentu.

Jabatan yang disebutkan di antaranya dokter spesialis, instruktur penerbang, petugas ukur, rescuer, anak buah kapal, pengamat gunung api, penjaga mercu suar, pelatih/pawang hewan, dan penjaga tahanan pada penetapan kebutuhan (formasi) umum.

Pengecualian nilai ambang batas untuk jabatan di atas adalah sebagai berikut:

1. Nilai kumulatif SKD bagi formasi jabatan dokter spesialis dan instruktur penerbang paling sedikit 298, dengan nilai TIU sesuai passing grade.

2. Nilai kumulatif SKD bagi formasi jabatan petugas ukur, rescuer, anak buah kapal, pengamat gunung api, penjaga mercu suar, pelatih/pawang hewan, dan pejaga tahanan paling sedikit 260, dengan nilai TIU paling sedikit 70.

Peraturan menteri ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan, yakni 30 Agustus 2018. Sementara itu, Kemenpan belum bisa memastikan kapan seleksi CPNS akan dibuka.

Pengumuman kelulusan CPNS akan dilakukan pada pekan keempat Novermber 2018.

Pelamar yang sudah dinyatakan lolos seleksi masih harus melalui tahap pemberkasan yang dimulai pada Desember 2018.

Situs resmi penerimaan CPNS 2018, sscn.bkn.go.id
Situs resmi penerimaan CPNS 2018, sscn.bkn.go.id (tribunlampung.com)

Formasi CPNS 2018

Sebanyak 238.015 formasi yang tersedia dan siap diperbutkan oleh pelamar CPNS 2018.

Rinciannya ada 51.271 formasi di instansi pusat.

Sedangkan ada 186.744 untuk instansi daerah.

CPNS yang terpilih untuk instansi pusat akan ditempatkan pada 76 kementerian/lembaga.

Sementara CPNS yang diterima di instansi daerah akan ditempatkan di 525 pemerintah daerah baik tingkat provinsi, kabupaten, atau kota.

Ada formasi khusus dalam seleksi CPNS 2018 yang menarik disimak bagi calon pelamar yang memenuhi syarat.

Formasi khusus terdiri dari lulusan terbaik (cumlaude), penyandang disabilitas, puta/putri terbaik Papua dan Papua Barat, Diaspora, dan olahragawan berprestasi.

Baca: Bagaimana Dalil Puasa 1 Muharram pada Tahun Baru Islam yang Jatuh pada 11 September 2018?

Ditambah lagi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Katagori II jabatan guru dan tenaga kesehatan yang memenuhi syarat seleksi CPNS 2018.

Waspada penipuan! Pelamar diminta memantau informasi terbaru CPNS melalui situs Kementrian PAN RB yakni Menpan.go.id atau situs Badan Kepegawaian Nasional di sscn.bkn.go.id.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada seseorang yang menjanjikan masuk menajdi CPNS dengan memberi imbalan.

Satu-satunya cara menjadi CPNS yakni mengikuti proses seleksi.

Pemprov Kalsel Usul Formasi CPNS

Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) telah merilis bahwa pendaftaran CPNS 2018 akan dibuka 19 September 2018.

Total formasi yang tersedia untuk diperebutkan oleh pelamar berjumlah 238.015 yang terdiri dari 51.271 Instansi Pusat (76 Kementerian/lembaga) dan 186.744 (525 Instansi Daerah).

Pemprov Kalsel sebagai pemerintah daerah provinsi juga turut menyelenggarakan penerimaan CPNS 2018.

Kepala BKD Kalsel, Perkasa Alam mengatakan saat ini pihaknya belum melaksanakan rapat intern BKD untuk menyamakan persepsi.

Rapat intern sebutnya harus dilakukan karena masih banyak yang harus ditindaklanjuti terkait dengan pedoman dari Kemenpan RB RI.

Sebutnya Jumat (07/09/2018) masih ada beberapa yang harus pihaknya klarifikasi ke Kemenpan RB. Salah satunya ada beberapa formasi yang harusnya diisi oleh sarjana namun dalam formasi Kemenpan RB hanya D3.

"Memang Kemenpan RB memberikan waktu kepada daerah untuk meneliti kalau ada ketidaksesuaian antara syarat formasi dengan syarat pendidikan, dan daerah diberi waktu sampai 16 September ini untuk disampaikan ke Kemenpan RB," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Sebagaimana dalam rilis Kemenpan RB juga dimasukkan agar Instansi penerima CPNS 2018 agar memberikan persyaratan yang wajar dan tidak menyusahkan masyarakat pelamar.

Baca: Pembagian Grup Liga 1 U-16 2018 - Persija Jakarta, Barito Putera, Arema FC dan Bali United Tergabung

Persyaratan seperti akreditasi dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) harus disesuaikan dengan indeks prestasi di wilayah masing-masing.

Terkait akreditasi, Perkasa mengatakan Kalsel terkendala akreditasi.  "Kalau di permenpan RB akreditasi harus A, tapi kita tetap menyesuaikan dengan akreditasi kampus di daerah di Kalsel," ujarnya.

Saat ini Kalsel tak memiliki perguruan tinggi dengan akreditasi A. Tertinggi hanya akreditasi B.

Namun Perkasa mengatakan cenderung perguruan tinggi yang sudah terakreditasi.

Begitu juga dengan IPK, jelasnya juga perlu rapat intern terkait pembahasan IPK. Apakah nantinya persyaratan IPK harus 2,50, 2,75 atau 3,00.

"Kalau saya pribadi cenderung minimal 2,50," ujarnya.

Pasalnya ujar Perkasa IPK tak menentukan implementasi di lapangan kerja. Faktanya banyak terjadi IPK tinggi sekali namun implementasi di lapangan biasa saja.

Baca: Nyatakan Dukungan ke Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019, Gubernur Papua Diingatkan Jasa SBY

"Semuanya akan dibahas dulu, itu masih kemungkinan, belum final karena banyak pertimbangan yang harus dibahas," tambahnya.

Rencananya ujar Perkasa pengumuman jumlah formasi CPNS akan disampaikan langsung oleh Sekdaprov Kalsel, H Abdul Haris M pada Minggu atau Senin ini.

"Tidak enak kami mendahului Pak Sekda," ujarnya.

Sementara ini jelasnya informasi CPNS yang bersumber bukan dari Pemprov Kalsel melalui BKD Kalsel terkait jumlah formasi dipastikan hoax.

Sebelumnya Pemprov Kalsel mengusulkan 874 formasi untuk lingkungan Pemprov Kalsel. Dari total formasi yang diusulkan paling banyak formasi guru, tenaga kesehatan dan infrastruktur pembangunan, sisanya adalah lulusan ekonomi dan lain-lain.

Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help