Ustadz Abdul Somad Batalkan Ceramah

GP Ansor Akui Larang Ustadz Abdul Somad Ceramah, Sekjen MUI: Saya Pengagum UAS

GP Ansor Akui Larang Ustadz Abdul Somad Ceramah, Sekjen MUI: Saya Pengagum UAS

GP Ansor Akui Larang Ustadz Abdul Somad Ceramah, Sekjen MUI: Saya Pengagum UAS
instagram
Ustadz Abdul Somad 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI), Anwar Abbas memberikan tanggapan atas alasan dibatalkannya ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) di beberapa daerah di Pulau Jawa, karena dugaan intimidasi.

Diberitakan sebelumnya, adalah Pimpinan wilayah GP Ansor Jawa Tengah, Mujibburohman memaparkan alasan mengapa melarang Ustadz Abdul Somad (UAS) untuk melakukan ceramah di Jepara.

Baca: Hasil Kualifikasi MotoGP San Marino 2018 Italia, Lorenzo Pole Position, Marquez ke-5, Rossi?

Dilansir dari tayangan TV One, Mujibburohman mengungkap pelarangan ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) di Jepara dilakukan guna menyampaikan pesan dari GP Anshor yang sesungguhnya yakni menjaga NU, para Kiai dan NKRI.

Baca: Ini Syarat Nilai 8 Jabatan Khusus di Pendaftaran CPNS 2018, Dokter Spesialis dan Pawang Hewan

Baca: Nasib Penghina Ustadz Abdul Somad, Dibekuk FPI dan Terancam Hukum Adat Diusir Dari Riau

Selain itu, Mujibburohman juga beralasan bahwa penolakan ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) itu berhubungan dengan adanya jamaah HTI yang kerap hadir dalam kegiatan tersebut.

Hal itu diketahui dari beberapa cuplikan yang dilihat oleh Mujibburohman, bahwa para kru atau panitia yang hadir dalam ceramah UAS membawa atribut terkait HTI.

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sendiri memang terbukti menurut majelis Hakim PTUN ingin mendirikan negara khilafah di wilayah NKRI.

Karenanya cap sebagai kelompok anti NKRI seolah melekat kuat pada HTI.

Ustadz Abdul Somad Lc MA hadir di tenda utama Lapangan Murdjani
Ustadz Abdul Somad Lc MA hadir di tenda utama Lapangan Murdjani (banjarmasin post group/ nia kurniawan)

Menanggapi soal alasan dari GP Ansor wilayah Jawa Tengah mengenai penolakan ceramah UAS, Sekjen MUI, Anwar Abbas pun memberikan tanggapan.

Menurutnya, setiap warga negara berhak menyampaikan pendapatnya masing-masing.

Pun dengan yang dilakukan oleh Ustadz Abdul Somad (UAS).

Baca: Syarat Nilai Penerimaan CPNS 2018, Perhatikan Formasi, Tahapan Penerimaan CPNS, 19 September 2018

Halaman
123
Editor: Restudia
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved