Berita Internasional

BBC Menduga Wapres Mike Pence Penulis Artikel Kontroversial Turunkan Trump

BBC melakukan sebuah tes menggunakan perangkat lunak untuk mencari tahu identitas sesungguhnya si staf tersebut.

BBC Menduga Wapres Mike Pence Penulis Artikel Kontroversial Turunkan Trump
TIMOTHY A. CLARY / AFP
Calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump dan pasangannya, Mike Pence sang Gubernur Indiana. 

Terdapat beberapa bukti pidato yang disampaikan Pence pendek:

1. Pada 31 Agustus saat jenazah Senator John McCain disemayamkan: 17,4 kata per kalimat.

2. Konvensi Nasional ke-100 Legiun AS pada 30 Agustus: 17,6 kata per kalimat.

3. Rencana administratif untuk luar angkasa di Houston pada 23 Agustus: 19,7 kata per kalimat.

Kemudian BBC juga mengomparasikan dengan kolom yang ditulis Pence sewaktu menjadi penyiar radio di 1990-an.

Baca: Kualifikasi MotoGP San Marino 2018 Italia, Drama Marquez Terjatuh, Lorenzo Pole Position di Misano

Kolom tua itu mempunyai gaya yang konsisten: pendek, kalimat yang mudah dicerna jika dibandingkan rilis pejabat lain.

Opini itu juga menggunakan kalimat pasif, begitu mirip dengan yang digunakan wapres berusia 59 tahun itu dalam setiap pidatonya.

Pence diketahui menggunakan struktur pasif itu tujuh kali di Houston, tiga kali di Legiun AS, dan satu kali di kolom tentang mengapa Bill Clinton harus dimakzulkan.

Bukti lain adalah dalam artikel tersebut, terdapat kata lodestar yang cukup sering digunakan Pence setiap menyampaikan pidato. Sebelum analisis itu dilakukan Pence melalui juru bicaranya, Jarrod Agen, menyampaikan bantahan melalui Twitter.

"Bapak Wapres selalu menempatkan namanya setiap menulis opini. The Times seharusnya malu merilis artikel yang salah dan tak logis itu," kata Agen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wapres Mike Pence Diduga Penulis Artikel Kontroversial Turunkan Trump"
(Penulis : Ardi Priyatno Utomo/KOMPAS)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help