Berita Kalteng

Bulog Kalteng Jual Beras Hemat Rp 2.000 Per Sachet, Begini Reaksi Warga Kurang Mampu

Bulog Kalimantan Tengah Minggu (9/9/2018) telah melepas beras hemat yang dijual dengan harga murah

Bulog Kalteng Jual Beras Hemat Rp 2.000 Per Sachet, Begini Reaksi Warga Kurang Mampu
tribunkalteng.com/faturahman
Wagub Kalteng, Habib H Said Ismail saat mengenalkan beras renceng produk Bulog Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Makin sulitnya ekonomi masyarakat akibat harga sembako yang kian naik, ditambah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika serikat membuat warga mencari paket hemat dalam membeli sembako.

Ternyata ini, mendapat perhatian Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalimantan Tengah yang hingga, Minggu (9/9/2018) telah melepas beras hemat yang dijual dengan harga murah yang dilempar di pasaran Palangkaraya.

Kepala Bulog Kalteng , Faisal, mengatakan, pihaknya sudah melakukan launching stabilisasi ketersediaan harga beras medium dan melalui pendistribusian beras yang dilepas ke pasar strategis.

"Ada dua pasar yang kami jadikan sebagai tempat pemasaran beras kualitas premium tersebut, yakni di Pasar Kahayan dan Pasar Besar Palangkaraya," ujarnya.

Baca: Ahok Mau Nikah, Veronica Tan Cuek Terlihat Tampil Sederhana & Natural, Ini Foto Terbarunya!

Baca: SBY Ulang Tahun ke 69, Ucapan Romantis Dari Ani Yudhoyono Hingga Sang Cucu Almira

Baca: SBY Batalkan Perayaan Ulang Tahun ke 69 Karena Indonesia Berduka, Rupiah Melemah

Baca: Ini Prediksi Andrea Dovizioso Untuk MotoGP San Marino 2018 di Sirkuit Misano Malam Ini

Menurut Faisal, pihaknya juga sudah melakukan operasi pasar sejak Bulan Januari yang lalu sehingga sudah saatnya melepas beras ke pasar.

"Kami juga memasarkan beras hemat atau yang sering dibilang beras renceng, dengan harga Rp 2.000 per sachet untuk membantu masyarakat membeli beras paket hemat," ujarnya.

Sementara itu, sejumlah warga Palangkaraya, menyambut baik dengan adanya beras hemat tersebut , karena memudahkan warga tak mampu dalam membelinya.

"Ya, berasnya cuma beli Rp 2.000 bisa, tentu sangat membantu orang tak mampu,"ujar Idah, salah seorang warga Palangkaraya. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help