Pelecehan Seksual di Balangan

Kronologi Pelecehan Seksual Terhadap Anak 13 Tahun di Balangan, Polisi : Kenal di Sosmed

Kasat Reskrim AKP Heru Setiawan menjelaskan, asal mula kejadian pelecehan seksual ini berawal dari perkenalan korban melalui jejaring media sosial

Kronologi Pelecehan Seksual Terhadap Anak 13 Tahun di Balangan, Polisi : Kenal di Sosmed
istimewa/ humas polres balangan
Pelaku Pencabulan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Kasat Reskrim AKP Heru Setiawan menjelaskan, asal mula kejadian persetubuhan atau pelecehan seksual ini berawal dari perkenalan korban melalui jejaring media sosial, dengan seorang laki-laki yang mengaku bernama Irfan Jakir.

Kemudian pada hari Kamis (16/8/2018) korban disuruh oleh pelaku untuk untuk datang ke Awayan, bersama temannya, korban pun menemui pelaku di jembatan Awayan sesuai janji sebelumnya.

Baca: Jadwal & Klasemen MotoGP Mizano Italia 2018 Live Trans 7, Lorenzo Pole Position, Marquez 5, Rossi 7

Baca: Pengakuan Orangtua Bripda PND Soal Rencana Pernikahan dengan Ahok, Sempat Kenalkan Teman Pria

Baca: Jawaban Bripda Puput Soal Rencana Pernikahannya dengan Ahok, Rekan Sejawat Tak Tahu

"Kemudian korban diajak jalan dengan menggunakan kendaraan pelaku ke kebun karet, tiba di kebun karet tersebut, pelaku memaksa untuk menyetubuhi korban, dan pelaku pun berhasil menyetubuhi korban sebanyak 1 kali," ungkapnya.

Usai melancarkan aksinya, kemudian korban dibawa pelaku keluar dari kebun untuk menemui teman korban yang sudah menunggu di jembatan Awayan, setelah itu korban bersama temannya kembali ke rumahnya.

"Setelah beberapa hari kemudian korban merasa sakit dibagian kemaluannya dan melaporkan apa yang terjadi kepada orangtuanya, mendengar pengakuan anaknya, orangtua korban keberatan dan Melaporkan kepihak Polres Balangan," katanya.

Baca: Presiden Jokowi Mundur Atau Cuti Saat Pilpres 2019, Yusril : Tak Ada Aturan Soal Itu

Baca: Reaksi Ariana Grande Saat Dituding Jadi Penyebab Kematian Mac Miller

Baca: Wajah Ahok Semringah Saat Bahas Pernikahan dengan Pengacaranya, Enggan dengan Janda

Saat diamankan oleh polisi pelaku mengakui semua perbuatannya, kepada pelaku dalam kasus ini diterapkan UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

"Dari korban juga diamankan barang bukti berupa selembar baju kaos, selembar celana jeans, selembar celana dalam, dan selembar BH milik korban," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help