SBY Batalkan Perayaan Ulang Tahun ke 69 Karena Indonesia Berduka, Rupiah Melemah

SBY Batalkan Perayaan Ulang Tahun ke 69 Karena Indonesia Berduka, Rupiah Melemah

SBY Batalkan Perayaan Ulang Tahun ke 69 Karena Indonesia Berduka, Rupiah Melemah
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Prihatin dengan keadaan ekonomi Indonesia, Presiden Republik Indonesia ke-4, Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan merayakan ulang tahunnya ke-69 yang jatuh pada hari ini.

Kabar SBY tak merayakan ulang tahun diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief.

 SBY menginstruksikan kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk membatalkan perayaan Ulang Tahun Partai Demokrat yang juga jatuh pada tanggal yang sama, 9 September 2018.

Alasannya, karena Indonesia tengah berduka.

Baca: Anji Tepuk Dahi Sindir Indonesian Idol Junior yang Tak Mencirikan Dunia Anak-Anak

Baca: SBY Ulang Tahun ke 69, Ucapan Romantis Dari Ani Yudhoyono Hingga Sang Cucu Almira

Baca: Hotman Paris Sindir SBY Terkait Roy Suryo Simpan Aset Negara, Sebut Sendok Garpu

agusyudhoyono
instagram.com/agusyudhoyono

"Besok, Ulang tahun SBY dan Partai Demokrat. Tidak akan dirayakan dengan gegap gempita, karena berempati dengan situasi yang sedang dihadapi pemerintah dan rakyat," ungkap Andi Arief dalam siaran tertulis pada Minggu (9/9/2018).

Andi Arief menyinggung keterangan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati yang menyebut ekonomi Indonesia tengah dilanda badai sempurna.

Badai yang menurutnya hanya terjadi ketika masa pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

"Jika ada Badai yang sempurna maka ada Badai yang sederhana. Kalaupun ada badai sempurna, apakah itu untuk terakhir kalinya di masa-masa sekarang," jelas Andi.

"Statemen Badai yang sempurna dari SMI cukup mengkhawatirkan. Pertama, ada kesan jalan ekonomi Jokowi memang menentang badai tapi tak memperkirakan kesempurnaannya. Bahasa lainnya, salah hitung. Konsekuensinya soal kepercayaan rakyat pada hitungan-hitungan selanjutnya," jelasnya.

Pelemahan ekonomi yang tidak ditanggapi pemerintah dipastikannya akan membawa duka kepada rakyat, khususnya masyarakat yang termasuk dalam kategori prasejahtera.

Baca: Roy Suryo Dapat Surat Dari Kemenpora, Ini Instruksi SBY Kepada Roy

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman di Hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2018). Agenda pertemuan keduanya, dalam rangka menjajaki koalisi di pemilihan presiden 2019.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman di Hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2018). Agenda pertemuan keduanya, dalam rangka menjajaki koalisi di pemilihan presiden 2019. (tribunnews.com)

Mereka katanya akan merasakan kesulitan membali bahan makanan pokok.

"Kedua, Badai yang sempurna akan menyisakan penderitaan yang juga sempurna. Bagi rakyat yang tergabung dalam 40 persen penduduk yang miskin dan mendekati serta sangat miskin seharusnya itulah perhatian kita. Pelemahan rupiah ini bisa merembet kemana-mana dan rakyat kecil cepat atau lambat akan merasakan hal-hal baru akibat pelemahan ini," ungkapnya.

Karena itu lanjutnya, perayaan Hari Ulang Tahun ke-69 SBY dan HUT ke-17 Partai Demokrat akan diganti dengan membantu rakyat. Sesuai dengan instruksi SBY beberapa hari lalu.

"Tiga hari Lalu SBY membuat instruksi kepada seluruh kader demokrat agar : 'Bantu Rakyat yang sedang mengalami kesulitan'," kata Andi Arif terkait dibatalkannya perayaan ulang tahun SBY. (dwi)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Prihatin dengan Ekonomi Indonesia, SBY Tidak Akan Rayakan Ulang Tahun ke-69,

Editor: Restudia
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help