Berita Kotabaru

Soal Keluhan Petani, ini Tanggapan Ketua DPRD Kotabaru

Kesusahan dialami ratusan petani, khususnya petani gunung di Kecamatan Kelumpang Tengah karena tidak bisa bercocok tanam

Soal Keluhan Petani, ini Tanggapan Ketua DPRD Kotabaru
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Ketua DPRD Kotabaru Hajjah Alfisah

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kesusahan dialami ratusan petani, khususnya petani gunung di Kecamatan Kelumpang Tengah karena tidak bisa bercocok tanam lantaran adanya larangan membakar lahan, membuat Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Nusantara (Garnut) Kotabaru bereaksi.

Mengadvokasi kesulitan dihadapi ratusan petani, Garnut mendesak DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru mencarikan solusi melalui rapat dengar pendapat (hearing).

Baca: Ada Sosok Hitam Melintas Buat Pengendara Hilang Kendali

Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Kotabaru Hajjah Alfisah, dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, mengakui pihaknya sudah menerima surat disampaikan LSM Garnut perihal keluhan para petani padi gunung.

Hanya menyikapi 'dingin' permasalahan tengah mendera raturan petani tersebut.

Baca: Pelajari Soal Tes CPNS di Sini Jelang Pendaftaran CPNS 2018, 19 September 2018, Silakan Download!

"Ya sudah turun ke komisi. Tinggal komisi terkait mengagendakan kapan. Sebab pas lagi pembahasan anggaran," ujar Alfisah melalui pesan WhatsApp, Minggu (9/9/2018).

Disinggung soal apa langkah DPRD, tidak merincikan.

Baca: Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Baru Islam 2018, 1 Muharram 1440 H dalam Bahasa Arab dan Latin

"Belum keluar rekomendasi. Tunggu komisinya akan mehearingkan," tandasnya.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help