Pilpres 2019

Ustadz Abdul Somad Dilarang Ceramah Soal Politik, Ahmad Dhani: Ketua Ulama Malah Diajak Berpolitik

Kepolisian Resor Tanggerang Selatan lantas memberi catatan agar ceramah Ustadz Abdul Somad tidak mengandung unsur politik

Ustadz Abdul Somad Dilarang Ceramah Soal Politik, Ahmad Dhani: Ketua Ulama Malah Diajak Berpolitik
Kompas.com
Artis musik Ahmad Dhani 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ustadz Abdul Somad diketahui akan mengisi ceramah di wilayah Tangerang Selatan.

Kepolisian Resor Tanggerang Selatan lantas memberi catatan agar ceramah Ustadz Abdul Somad tidak mengandung unsur politik praktis dan hanya berfokus pada agama.

Mengetahui kondisi tersebut, musikus Ahmad Dhani memberikan komentarnya terhadap permasalahan tersebut.

Ahmad Dhani menganggap pelarangan Ustaz Adbdul Somad membicarakan politik adalah sesuatu yang sangat aneh.

"Hari ini ada berita Ustadz Abdul Somad, berceramah tapi dilarang berbicara tentang politik," ucap Ahmad Dhani.

Baca: Ayah Bripda Puput Buka-bukaan Tentang Hubungan Putrinya dengan Ahok Setelah Pisah dari Veronica Tan

Baca: Orang Pertama Jepang Juara US Open 2018, Begini Foto-foto Eksotis Naomi Osaka

Baca: Jadwal UEFA Nations League Malam Ini, Prancis vs Belanda Live Streaming Supersoccer.tv

Baca: 19 September Pendaftaran CPNS 2018 - BKN Pusat Minta Daerah Bikin Persyaratan Jangan Neko-neko

Baca: Pengusaha Anggodo Widjojo Cicak vs Buaya Dikabarkan Meninggal di Surabaya, Begini Kata Petugas

"Sungguh aneh tapi nyata," tambahnya sambil bernyanyi.

Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Dhani melalui video yang diunggah di media sosial Instagram, pada Minggu (9/9/2018).

Di video tersebut, pria berkepala botak pentolan grup band Dewa19 itu nampak menggunakan kemeja berwarna putih.

Lambang garuda berwarna merah terlihat menghiasi kemeja tersebut.

Ahmad Dhani berbiacara soal pelarangan tersebut di depan komputer.

Baca: Link Live Streaming Trans7 MotoGP Misano Italia 2018 - Live Streaming Trans 7 Mulai Jam 17.00 WIB

Baca: Berzodiak Taurus, Profil Bripda Puput, Calon Istri Ahok Mulai Umur, Agama dan Sekolah

Baca: Sule Akui Pernah Berbuat Salah dengan Sang Istri di Masa Lalu, Namun Ini Katanya

Di layar komputer itu nampak lambang Partai Gerindra.

Tak hanya itu Ahmad Dhani lantas membongkar sebuah fakta yang terbilang cukup ironis.

Menurut Ahmad Dhani ulama dilarang berbicara politik, namun ketua majelis ulama justru diajak untuk berpolitik.

Ahmad Dhani diduga menyindir Ketua MUI KH Ma'Ruf Amin yang menjadi pendamping Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.

"Ulama dilarang bicara politik, tapi ketua majelis ulama diajak terjun ke politik praktis," jelas Ahmad Dhani.

Ahmad Dhani memandang ketua majelis ulama yang diajak berpolitik hanya untuk mempertahankan kekuasaan.

"Hanya untuk pertahankan kekuasaan, menyedihkan," kata Ahmad Dhani.

Rupiah Melemah, Ahmad Dhani Puji Indonesia

Nilai tukar rupiah terhadap dolar menembus angka Rp 14.925, pada Rabu (5/9/2018).

Dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com nilai tukar rupiah kali ini memasuki level terendah sejak tahun 1998.

Sejumlah pihak lantas memberikan kritikan pedas terhadap kinerja pemerintah.

Musisi sekaligus calon legislatif (caleg) Partai Gerindra, Ahmad Dhani justru memberikan sebuah pujian.

Ahmad Dhani menyebut Indonesia sebagai negara yang hebat, karena nilai tukar rupiah hampir menyentuh angka Rp 15 ribu.

"Indonesia hebat US Dolar Rp 15.000," tulis Ahmad Dhani, Rabu (5/9/2018).

Hal tersebut disampaikan Ahmad Dhani melalui media sosial, Instagram.

Pujian sekaligus sindiran tersebut diunggah sekitar 35 menit yang lalu.

Tak hanya itu Ahmad Dhani juga disinyalir menyindir Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sri Mulyani diketahui kerap menyebut permasalahan ekonomi Indonesia adalah warisan dari presiden terdahulu.

Kali ini saat nilai tukar rupiah anjlok, Ahmad Dhani lantas menanyakan soal kinerja presiden yang sebelumnya.

"Presiden yang lalu ngapain aja?" tanya Ahmad Dhani.

Unggahan Ahmad Dhani telah disukai oleh ratusan pengguna Instagram.

Kolom komentar unggahan tersebut dipenuhi puluhan komen pro dan kontra.

Berita Ini Sudah Muncul di TRIBUNjakarta.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved