Berita HSS

Warga Pihanin Raya, HSS Kembali Serahkan Puluhan Alat Setrum ke Polisi

Secara sukerala, peralatan yang digunakan untuk kegiatan ilegal fishing diserahkan oleh warga kepada pihak berwajib.

Warga Pihanin Raya, HSS Kembali Serahkan Puluhan Alat Setrum ke Polisi
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Warga Pihanin Raya, HSS serahkan puluhan alat setrum ikan kepada jajaran Polsek Daha Selatan.2 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Masyarakat Desa Pihanin Raya Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menyerahkan alat setrum ikan kepada aparat berwajib.

Secara sukerala, peralatan yang digunakan untuk kegiatan ilegal fishing diserahkan oleh warga kepada pihak berwajib.

Pertemuan warga Desa Pihanin Raya Kecamatan Daha Selatan dengan pihak berwajib dilaksanakan di rumah Kepala Desa Pihanin Raya M Yamin akhir pekan tadi.

Pada pertemuan itu dihadiri Camat Daha Selama M Sapuan, Kapolsek Daha Selatan IPTU Hilmi Wansyah dan sejumlah tokoh setempat.

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK melalui Kapolsek Daha Selatan IPTU Hilmi Wansyah mengatakan masyarakat secara sukarela menyerahkan alat setrum mereka.

Baca: Ayah Bripda Puput Buka-bukaan Tentang Hubungan Putrinya dengan Ahok Setelah Pisah dari Veronica Tan

Baca: Hotman Paris Berani Tanyakan Isu Anggita Sari Berhubungan Intim dengan Freddy Budiman di Sofa Rutan

Baca: Live Streaming Trans7 MotoGP San Marino 2018 Sirkuit Misano Italia - Siaran Langsung Trans 7

Baca: Begini Kronologi Ashanty Temukan Kemenyan di Restorannya Hingga Buru Pelaku Via CCTV

"Pertemuan dilakukan untuk memberikan kesadaran hukum tentang larangan kegiatan penyetruman ikan," katanya, Minggu, (9/9/2018).

Setelah terjadi musyawarah yang ramah dan penuh kekeluargaan pada Jumat, (7/9) sore, ada 16 warga yang dengan sukarela menyerahkan peralatan setrum ikan.

"Peralatan yang diserahkan berupa serok ikan, stik setrum dan kapasito," lanjutnya.

Warga serahkan puluhan alat setrum kepada jajaran Polsek Daha Selatan.
Warga serahkan puluhan alat setrum kepada jajaran Polsek Daha Selatan. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Dalam pertemuan tersebut warga juga kesempatan untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI Unit Nagara bagi warga yang ingin beralih usaha dari menyetrum.

"Masih ada warga yang belum sempat menyerahkan alat setrum dan masih dilakukan tindakan persuasif," tambahnya.

Sebelumnya, puluhan masyarakat di Kecamatan Daha Selatan dan Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dengan suka rela menyerahkan peralatan penyetruman ikan kepada pihak berwajib, Kamis, (6/9/2018).

Baca: Nikita Mirzani Disebut Terlalu Ikut Campur Urusan Billy Syahputra dan Hilda Vitria karena Ungkap ini

Baca: Golkar Kalteng Masukan Sepuluh Orang di Tim Pemenangan Jokowi-Maruf di Pilpres 2019

Baca: Raisa Nekat Tampil di Pensi Sekolah dan Bukan di Hotel Bintang Lima, Ternyata Ini Alasannya

Baca: PSM Makassar vs Barito Putera - Jacksen Siapkan Opsi Tandang Tanpa Trio Garuda

Penyerahan alat ilegal fishing itu dilakukan oleh warga Desa Pihanin Raya Kecamatan Daha Selatan dan warga Desa Murung Raya Kecamatan Daha Utara.

Pertemuan berlangsung di rumah Ketua RT 06 Desa Pihanin Raya Kecamatan Daha Selatan, Suriani. Pada pertemuan itu dihadiri Kasat Intelkam Polres HSS AKP Agus Wibowo, Kapolsek Daha Selatan IPTU Hilmi Wansyah, Kapolsek Daha Utara IPDA Syahbana beserta personil Polres HSS lainnya.

Setelah terjadi musyawarah yang ramah dan penuh kekeluargaan dikatakan ada 39 warga yang dengan sukarela menyerahkan peralatan setrum ikan.

Peralatan yang diserahkan berupa  Mesin Genset 39 buah, Kapasitor 39 buah dan Serok Ikan 39 buah. (banjarmasinpost.co.id/rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved