B Focus Urban Life

Data KPA Mencatat Ada Sekitar 150 PSK yang Masih Praktik, Delapan Diantaranya Positif HIV

Ketua KPA Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani melalui Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV AIDS (KPA) Banjarbaru, Edi Sampana

Data KPA Mencatat Ada Sekitar 150 PSK yang Masih Praktik, Delapan Diantaranya Positif HIV
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ketua KPA Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani melalui Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV AIDS (KPA) Banjarbaru, Edi Sampana menyampaikan, di Banjarbaru kisaran ada 150 PSK yang masih praktik.

"Berdasar info Kader KPA, ada 150 PSK yang saat ini masih praktik di Banjarbaru dan delapan orang di antaranya HIV positif," katanya.

Jumlah sebanyak 150 PSK itu tersebar di Pembatuan dan Batu Besi.

Baca: Sering Dirazia, Eks Lokalisasi Sepi Aktivitas, Mami Ayu Banting Tarif 50 Ribu Saja Saya Layani

Kalau dulu, sebelum 2016 jumlahnya lebih banyak lagi.

Sebelum ditutup, jumlah PSK di Pembatuan sekitar 350 orang dan Batubesi 75 orang.

"Tidak lagi kami pantau, kami hanya meminta puskesmas terdekat untuk mengajak mereka periksa secara rutin ke puskesmas terdekat. Tes HIV disediakan gratis," katanya.

Baca: Tahun Baru Islam 1 Muharram, Selasa 11 September 2018, ini Doa Awal Tahun Bahasa Arab & Artinya

Pertengahan September 2016 tadi, saat Menteri Sosial dijabat Khofifah Indar Parawansa, digelorakan deklarasi penutupan lokalisasi prostitusi di Kota Banjarbaru.

Saat itu, kepada setiap eks pekerja seks komersial (PSK), mendapat bantuan sebanyak Rp 5 juta dari Kemensos RI.

Bantuan itu meliputi Rp 3 juta untuk usaha ekonomi produktif, Rp 1,8 juta untuk jaminan hidup, dan Rp 250.000 untuk transportasi lokal.

Baca: Robby Purba Kunci Akun Instagramnya, Sempat Tegur Fans Fanatik Karena Lakukan Ini

Tiga lokalisasi prostitusi yang ditutup di Banjarbaru yakni Pembatuan, Km 18, dan Batu Besi.

Kawasan prostitusi itu konon sudah ada sejak 40 tahun lalu.

Yang membuat PSK kembali berpraktik ada dua faktor, selain karena kehabisan uang juga berdalih kena bujuk rayu kabar kalau eks lokalisasi Pembatuan kembali beroperasi.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved