Tenis

Petenis Jepang Ini Menangis Usai Juarai US Open, Diperlakukan Diskriminatif Warga AS

Perlakuan diskriminatif terjadi saat penyerahan tropi kepada Naomi Osaka, Minggu (9/9/2018) di Grand Slam US Open 2018.

Petenis Jepang Ini Menangis Usai Juarai US Open, Diperlakukan Diskriminatif Warga AS
Insatgram/naomiosakatennis
Naomi Osaka 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TOKYO - Masyarakat Jepang mempertanyakan perlakuan diskriminatif yang dilakukan para penonton terhadap petenis asal Jepang, Naomi Osaka.

Perlakuan diskriminatif terjadi saat penyerahan tropi kepada Naomi Osaka, Minggu (9/9/2018) di Grand Slam US Open 2018.

Saat itu, penonton seolah melecehkan sang pemenang Naomi Osaka dengan teriakan "huuuu" ketika sang petenis menerima tropi kemenangannya.

"Kok sombong dan diskriminatif sekali ya warga Amerika terhadap pemain Asia sampai Osaka menangis dan pasti stres dapat perlakuan begitu. Tapi untung Serena Williams yang dikalahkannya menenangkan kemudian," kata Chiemi, pecinta tennis kepada Tribunnews.com, Senin (10/9/2018).

Di berbagai ruang chatting warga Jepang juga terasa suasana yang sama, mempertanyakan pelecehan suara yang dilakukan penonton Amerika kepada Osaka, tapi kemudian berubah setelah dibantu ditenangkan oleh Serena.

Sementara kakek Osaka, Tetsuo, Minggu (9/9/2018) hanya mengomentari "biarkan saja" kepada pers Jepang.

Baca: Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Baru Islam 2018, 1 Muharram 1440 H dalam Bahasa Arab dan Latin

Baca: Doa Akhir Tahun Sudah Dibaca, Ini Doa Awal Tahun Baru Islam 2018, 1 Muharram Bahasa Arab & Latin

Baca: Kamu Dijamin Lolos ke Tahap 2 Kalau Berhasil Jalani Tahapan Tes Seleksi CPNS 2018 Ini

Baca: Syarat Seleksi CPNS 2018 Menuai Polemik, Banyak Lulusan PT yang Kecewa

"Yang penting dia sudah membuktikan bisa menjadi sang juara, kami senang sekali," kata sang kakek.

Kakeknya adalah orang penting sebagai ketua sebuah asosiasi di Hokkaido yang semula berasal dari Osaka.

Ibu Naomi Osaka adalah orang Kota Osaka dan Naomi juga lahir di Osaka 16 Oktober 1997 sampai berusia 3 tahun lebih hampir 4 tahun lalu dibawa ke New York Amerika Serikat oleh ayahnya orang Haiti warga negara Amerika. Lalu pindah ke Florida.

Sumber Tribunnews.com juga mengungkapkan ada kemungkinan keributan penonton Amerika karena mereka kalah berjudi, taruhan umumnya sudah pasti orang memenangkan Serena.

Naomi Osaka, orang Jepang pertama juara di US Open
Naomi Osaka, orang Jepang pertama juara di US Open (Istimewa)
Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help