Berita Batola

UPTD Kebersihan Batola Targetkan Bangun TPST3R di Tujuh Kecamatan

Dengan TPST 3R tersebut, maka sampah yang sampai ke TPA Tebing Rimbah, adalah benar-benar sampah yang tidak ada nilainya.

UPTD Kebersihan Batola Targetkan Bangun TPST3R di Tujuh Kecamatan
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Taman Pemprosesan Akhir (TPA) Tabing Rimbah, Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebersihan Dinas Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batola, menargetkan sejumoah kecamatan yang sudah terlayani angkutan sampahnyaakan dibangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle).

“Yaa, di Kecamatan Anjir Pasar, Anjir Muara, Mandastana, Jejangkit, Rantau Bedauh, Cerbon, Wanaraya dan Barambai akan kita bangun TPST 3R secara bertahap,” kata Kepala UPTD Kebersihan Dinas Pekerjaaan Umum dan

Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batola, Supardi, Senin (10/9/18).

Menurut Supardi, dengan TPST 3R tersebut, maka sampah yang sampai ke TPA Tebing Rimbah, adalah benar-benar sampah yang tidak ada nilainya.

Baca: 25 Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 2018, 1 Muharram 1440 Untuk Status Faceboo, Twitter, dan Whatsapp

Baca: 328 Formasi CPNS di Pemprov Kalsel, Terbanyak Formasi Guru Pendidikan 212 Orang

Baca: Wanita Asal Banjarmasin Mengadu Pada Hotman Paris Putrinya Disekap 6 Bulan dan Dijaga Oknum Brimob

Baca: 328 Formasi CPNS di Pemprov Kalsel, Terbanyak Formasi Guru Pendidikan 212 Orang

Pemkab Batola sendiri belum bisa melayani pengangkutan sampah di sejumlah kecamatan yang lokasinya sangat jauh yakni dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Tebing Rimbah, kabupaten setempat.

“Yaa ada sejumlah kecamatan yang belum terlayani angkutan sampahnya. Selain karena faktor lokasi kawasan kecamatan yang sangat jauh, juga anggaran untuk persampahan di 2018 ini minim,” kata Supardi.

Menurut Supardi, saat ini produksi sampah per hari se-Kabupaten Batola itu mencapai 15 sampai 19 ton per hari. Sampah tersebut dibuang ke TPA Tebing Rimbah Batola yang luas arealnya mencapai 16 hektar.

“Kecamatan yang belum terlayani untuk pengangkutan sampahnya, yakni Kecamatan Tabunganen, Kecamatan Tamban, Mekarsari, Belawang dan Wanaraya,” katanya.

Baca: Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Hijriyah, Tahun Baru Islam 2018: 1 Muharram 1440 H

Baca: Ini Saat Terbaik Membaca Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Baru 2018, 1 Muharram 1440 H

Baca: 25 Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 2018, 1 Muharram 1440 Untuk Status Faceboo, Twitter, dan Whatsapp

Dijelaskan Supardi, untuk kecamatan yang sudah terlayani angkutan sampahnya, yakni Kecamatan Anjir Pasar, Anjir Muara, Mandastana, Jejangkit, Rantau Bedauh, Cerbon, Wanaraya dan Barambai.

“Meski areal TPA Tebing Rimbah mencapai 16 hektar, namun kotak untuk penimbunan sampahnya cuma 0,6 hektar saja. Kita sedang minta bantuan ke Provinsi Kalsel untuk memperluas kotak penimbunan sampah tersebut, “ katanya.(Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved