Berita Tabalong

Cegah Kegiatan Reses Disusupi Kampanye, Bawaslu Tabalong Ingatkan Caleg Petahana

Antisipasi penyalahgunaan kegiatan reses bagi anggota DPRD yang kembali maju dalam pileg dilakukan Bawaslu Kabupaten Tabalong.

Cegah Kegiatan Reses Disusupi Kampanye, Bawaslu Tabalong Ingatkan Caleg Petahana
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Ketua Bawaslu Kabupaten Tabalong Hirsan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Antisipasi penyalahgunaan kegiatan reses bagi anggota DPRD yang kembali maju dalam pileg dilakukan Bawaslu Kabupaten Tabalong.

Secara khusus bawaslu telah melayangkan surat yang ditujukan ke Ketua DPRD Tabalong dan juga ketua fraksi yang ada.

Surat pemberitahuan terkait pengawasan kampanye pada masa reses ini disampaikan bawaslu melalui Sekretaris DPRD Tabalong pekan tadi.

Untuk diketahui dalam Pileg kali ini, dari 30 anggota DPRD Tabalong ada 28 orang yang kembali mendaftarkan diri untuk menjadi kontestan Pileg 2019.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tabalong, Hirsan, saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya sudah ada mengirimkan surat ke DPRD Tabalong.

Baca: Hasil Timnas Indonesia vs Mauritius Laga Ujicoba Jelang Piala AFF, Skor Kacamata di Babak Pertama

Baca: Hasil Timnas Indonesia Vs Mauritius Live RCTI, Skor Sementara 0-0

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming RCTI Timnas Indonesia vs Mauritius - Link RCTI di Sini

Baca: SEBENTAR LAGI! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mauritius di RCTI, Jelang Piala AFF 2018

Surat yang bersifat pemberitahuan ini dibuat 3 September 2018 dengan tujuan untuk Ketua DPRD dan enam ketua fraksi yang ada di DPRD Tabalong.

"Imbauan sudah kita sampaikan berupa surat tertulis," kata Hirsan.

Ini sebagai bentuk antisipasi supaya kegiatan reses yang tujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat tidak disalahgunakan untuk kampanye.

Soalnya apabila kegiatan reses ada disusupi kegiatan kampanye maka sudah tergolong sebagai sebuah pelanggaran.

Untuk itulah bawaslu berusaha untuk melakukan upaya pencegahan terlebih dahulu dengan cara melayangkan surat ke DPRD Tabalong.

"Dengan surat ini kita berharap jangan sampai reses ini disalahgunakan untuk kampanye," katanya.

Baca: Hasil (Skor) Akhir Bali United vs Persela Lamongan Liga 1 2018 Pekan 21, Skor 3-2, Hujan Gol

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming RCTI Timnas Indonesia vs Mauritius - Link RCTI di Sini

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Indosiar Borneo FC vs Persija Jakarta, Pekan 21 Liga 1 2018

Baca: Lahan Terbakar, Warga Mabuun Tabalong Sempat Geger karena Tak Jauh dari Permukiman

Selain melayangkan surat tertulis, imbuhnya, bawaslu juga akan melakukan pengawasan ke lapangan apabila ada kegiatan reses dari anggota dewan yang juga menjadi caleg.

Dalam pengawasan di lapangan ini bawaslu akan memberdayakan juga panwascam dan pengawas lapangan yang sudah ada.

Terpisah, Sekretaris DPRD Tabalong, M Dimyati, mengatakan, pihaknya memang telah ada menerima surat dari Bawaslu Tabalong terkait kegiatan reses.

"Sudah ada kita terima surat dari Bawaslu tentang rambu-rambu dalam hal pileg berkenaan dengan tidak bolehnya melakukan kampanye saat reses," katanya.

Disampaikan Dimyati, untuk pileg kali ini dari 30 anggota DPRD Tabalong ada 27 orang yang maju lagi menjadi calon anggota DPRD Tabalong dan 1 orang yang maju menjado calon anggota DPRD Kalsel.

Sedangkan untuk kegiatan reses, menurut Dimyati dalam setahun ada digelar sebanyak tiga kali dalam kurun waktu perempat bukan sekali.

Untuk DPRD Tabalong baru saja menggelar reses periode kedua pada Juli tadi dan ini diambil semua oleh 30 anggota DPRD Tabalong.

Baca: Guru Mamanda yang Perhatian Berpulang, Begini Foto Suasana Sirajul Huda Saat Dimakamkan

Baca: Besok, PDAM Kotabaru Distribusikan Air Bergilir di Dua Wilayah Akibat Pasokan Air Baku Terganggu

Baca: Dinas Kesehatan Banjar Tunggu Hasil Laboratorium Untuk Pastikan Apakah Campak atau Rubella

Sehingga untuk 2018 masih menyisakan satu kali kegiatam reses yang dijadwalkan akan digelar Desember nanti.

Masih menurut Dimyati apabila anggota dewan melaksanakan reses maka dia akan mendapatkan tunjangan sekitar Rp. 13 juta.

Anggaran itu tidak termasuk penggunaannya untuk menyediakan perlengkapan saat reses dilaksanakan.

"Untuk reses yang ada dana tunjangan ini baru berjalan dua tahun ini," katanya.

Adanya surat yang dibuat Bawaslu Tabalong untuk mengingatkan kegiatan reses supaya tidak disusupi kampanye disambut baik anggota DPRD Tabalong Nabahan Fizi.

"Saya mendukung itu, supaya jangan sampai dimanfaatkan karena berbarengan dengan masa pileg," tegasnya.

Sebagai caleg petahana dirinya menegaskan tidak akan mencampuradukan reses dengan kampanye.

Baca: Hasil Japan Open 2018 - Kalahkan Wakil Rusia, Gregoria Mariska Tunjung ke Babak Kedua

Baca: Hasil Japan Open 2018 - Jonatan Christie Tersingkir di Babak Pertama, Ditaklukkan Wakil India

Baca: Hasil Japan Open 2018 - Anthony Ginting Melaju ke Babak Kedua, Taklukkan Wakil Hong Kong

Baginya reses harus tetap dilakukan sesuai dengan tujuan awal untuk menyerap aspirasi warga.

Senada dengan anggota DPRD Tabalong H Jurni. Dirinya pun menegaskan juga tidak akan menyusupi reses yang dilakukannya dengan kegiatan kampanye.

"Imbauan Bawaslu mengenai reses itu kami dukung, ini untuk mewujudkan pemilu legislatif yang jujur dan adil," katanya.

Diakuinya, adanya kekhawatiran bawaslu jika kegiatan reses disisipi pesan kampanye adalah hal yang wajar.

Soalnya kegiatan reses dalam rangka menyerap aspirasi ini dilakukan dengan pertemuan bersama masyarakat disertai dengan dialog.

Untuk itulah, imbuh Jurni, adanya rencana bawaslu melakukan pengawasan dengan meletakan petugasnya di lokasi reses juga menjadi langkah yang bagus.

Dengan begitu maka apabila ada keragu-raguan soal kegiatan saat reses apakah tergolong kampanye atau tidak akan bisa langsung ditanyakan kepada petugas dari bawaslu yang ada di lokasi dalam rangka pengawasan.(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help