Virus MR

Imbau Sekolah Tak Menghalangi Imunisasi MR, Kadinkes Banjarbaru Jelaskan Efek Campak Rubella

Seperti diketahui, sebelumnya ada dua pondok pesantren ditemukan kasus campak, kemudian darah penderita dianalisa laboratorium.

Imbau Sekolah Tak Menghalangi Imunisasi MR, Kadinkes Banjarbaru Jelaskan Efek Campak Rubella
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Seperti diketahui, sebelumnya ada dua pondok pesantren ditemukan kasus campak, kemudian darah penderita dianalisa laboratorium.

Ada 52 sampel darah namun yang dikirim hanya 40 sampel darah.

Dari 40 sampel, 37 sampel dinyatakan positif mengandung virus campak rubella.

Sebagian dinyatakan sembuh dari campak, dan 19 lainnya masih belum terdeteksi kesembuhannya karena diminta pulang ke kampung halaman.

Baca: Dipo Latief Minta Balikan, Nikita Mirzani Sebut Masih Cinta, Billy Syahputra Bilang Ini

Saat ini penanganan anak terdeteksi mengalami rubella hanya tinggal pemberian vaksin MR.

Setelahnya dengan adanya pemberian vaksin maka diharapkan tak membahayakan bagi anak khususnya bagi anak perempuan yang saat dewasa akan hamil dikhawatirkan memberi pengaruh buruk bagi jabang bayi.

Kadinkes Banjarbaru, Agus, berujar, Imunisasi MR lahir karena semakin meningkatnya jumlah darah penderita campak yang positif mengandung virus rubella.

Baca: Ketentuan Penerimaan CPNS 2018 di Pemprov Kalsel, Ada 137 Formasi di Pemkab Tapin

Ditambahkan dia, sejak dulu imunisasi MR sudah dikenal dengan sebutan imunisasi MMR (Measles Mums and Rubella) namun hanya terjangkau oleh orang berduit.

“Pasalnya satu kali vaksin biaya yang harus dikeluarkan Rp 750 ribu,” bebernya.

Sekarang, katanya lagi, “imunisasi MR diadakan gratis, sedangkan MUM atau gondok tidak diadakan lantaran akibatnya tidak begitu besar dan membahayakan. Sementara campak morbili dan rubella membayakan bagi generasi bangsa jika dibiarkan bayi terlahir dengan kondisi cacat jantung bocor, pengapuran otak, dan buta dan tuli akan semakin bertambah."

Baca: Buka-bukaan Kementerian BUMN Soal Tips Lulus Tes CPNS, Pendaftaran CPNS 2018 di Sscn.bkn.go.id

Itu sebabnya dia mengimbau agar sekolah tidak menghalang-halangi anak didik yang ingin diimunisasi MR, dan orangtua diharapkan sadar pentingnya imunisasi MR agar tak menularkan ke ibu hamil.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help