Berita Kalteng

Polda Kalteng Tetapkan 31 Pembakar Lahan Sebagai Tersangka, 8 Orang Langsung Ditahan

Penyidik Kepolisian Polda Kalimantan Tengah, hingga, Selasa (11/9/2018) telah menetapkan sebanyak 31 orang tersangka

Polda Kalteng Tetapkan 31 Pembakar Lahan Sebagai Tersangka, 8 Orang Langsung Ditahan
banjarmasin post group/ faturahman
kabut asap tipis masih menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Penyidik Kepolisian Polda Kalimantan Tengah, hingga, Selasa (11/9/2018) telah menetapkan sebanyak 31 orang tersangka yang diduga melakukan pembakaran lahan yang terjadi di Bumi Tambun Bungai.

Bukan hanya itu, dari sebanyak 31 orang yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut, polisi bahkan menahan sebanyak delapan orang pembakar lahan yang kasusnya dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke kejaksaan.

Durektur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng, Kombes Pol Adex Yudisman, mengungkapkan, pihaknya juga menyita ratusan lahan yang terbakar dan dipoliceline namun pemiliknya belum diketahui dan ada 40 lahan yang dipasangi policeline ada pemiliknya di proses.

Baca: Syarat Ini Harus Dipenuhi Jelang Penerimaan CPNS 2018, Pendaftaran CPNS Hanya di sscn.bkn.go.id

Baca: Addie MS Ungkap Kedekatan Bripda Puput dengan Veronica Tan, Ahok Bergurau Menikah

"Luas lahan yang terbakar mencapai 667 hektare sebagian besar adalah lahan gambut, dan kami lakukan sidik dan sebanyak 28 kasus sidik serta lidik 12 kasus tersangka yang ditahan mencapai delapan orang saat ini masih dalam proses," ujarnya.

Menurut dia,hingga saat ini hotspot di Kalteng turun hingga 60 persen, tetapi pihak kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap lahan-lahan yang terbakar tersebut. "Sebelum penindakkan jumlah hotspot perhari bisa mencapai 70 an titik, sekarang turun 60 persennya.Jumlah hotspot perhari saat ini mencapai 8-13 titik,"ujarnya.

Baca: Jadwal Lengkap & Siaran Langsung RCTI Liga Champion 2018/2019, Paul Pogba Bersua Ronaldo

Baca: Pengurus Parpol di Sampit Ini Ditangkap Karena Sebar Ujaran Kebencian di Sosial Media

Sementara itu, Pantauan di Palangkaraya, Selasa (11/9/2018) pagi kabut asap tipis masih menyelimuti Kota Palangkaraya, namun kabut asap tersebut tidak terlalu parah jika dibandingkan dengan kabut asap dua pekan lalu.

Warga Palangkaraya, saat ini bepergian keluar rumah tidak lagi menggunakan masker untuk menutupi muka, karena hujan yang turun dalam beberapa hari ini mampu memadamkan kebakaran lahan yang terjadi dilahan kosong pinggiran kota.

(banjarmasinpost co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved